@thesis{thesis, author={Misjiyanto Ricky}, title ={PENYELESAIAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN KREDIT (Study Pada Bank BRI Cabang Metro)}, year={2024}, url={http://eprints.ummetro.ac.id/3390/}, abstract={Lembaga perbankan merupakan salah satu lembaga keuangan yang berperan sebagai perantara bagi pihak-pihak yang membutuhkan dana untuk suatu kegiatan usaha. Lembaga perbankan bergerak bergerak dalam kegiatan perkreditan,pemberian berbagai jasa,melayani kebutuhan pembiayaan serta melancarkan mekanisme system pembayaran bagi semua sektor perekonomian.Dalam penyaluran dana kepada masyarakat,perjanjian kredit sendiri sering terjadi wanprestasi yang menyebabkan kerugian bagi pihak bank sebagai kreditur karena debitur tidak memenuhi kewajibannya yang telah disepakati dalam perjanjian kredit. Berdasarkan latar belakang tersebut,maka penulis memfokuskan penelitiannya sebagai berikut : (1) Faktor-faktor apa yang dapat menyebabkan wanprestasi di Bank Rakyat Indonesia Cabang Metro ? (2) Bagaimanakan upaya penyelesaian wanprestasi kredit perbankan pada Bank BRI Cabang Metro? Penelitian ini menggunakan metode pendekatan normative empiris. penelitian yang menggunakan data primer dan data sekunder sebagai data utama,unuk memperoleh data yang lebih akurat penulis terjun langsung ke lokasi penelitian. Hasil penelitian ini,menunjukkan bahwa penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian kredit dapat melalui,lima cara yaitu : (1) Melakukan pembinaan terhadap nasabah. (2) Penjadwalan Kembali (Rescheduling). (3) Persyaratan Kembali (Reconditioning). (4) Penataan Kembali (Restructuring). (5) Penyitaan jaminan hingga terjadi pelelangan. Simpulan dalam penelitian ini adalah (1) prosedur pemberian kredit di Bank Rakyat Indonesia pertama calon debitur mengajukan permohonan kredit dengan melampirkan berkas-berkas (2) upaya penyelesaian wanprestasi melalui pembinaan terhadap nasabah,penjadwalan kembali (Rescheduling),Persyaratan kembali (Reconditioning),Penataan kembali (Restructuring) dan,penyitaan jaminan hingga terjadi pelelangan (3) Di Bank Rakyat Indonesia ada beberapa jenis kredit yang ditawarkan diantaranya adalah kredit modal kerja,kredit investasi dan kredit konsumer,di Bank Rakyat Indonesia sendiri jenis kredit yang,berpotensi mengalami macet paling tinggi adalah kredit konsumer. Alasannya karena kredit konsumer disini penggunaannnya hanya untuk konsumsi pribadi yang tidak menimbulkan pemasukan bagi pemiliknya.} }