@thesis{thesis, author={Susanti Meri}, title ={PENGARUH PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS PELAPORAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH (STUDI PADA PUSKESMAS SE-KABUPATEN PONOROGO)}, year={2021}, url={http://eprints.umpo.ac.id/6621/}, abstract={Puskesmas memerlukan pengendalian intern dan pelaporan keuangan yang baik untuk meningkatkan pelayanannya. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh lingkungan pengendalian terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo; (2) Pengaruh penilaian resiko terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo; (3) Pengaruh kegiatan pengendalian terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo; (4) Pengaruh informasi dan komunikasi terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo; (5) Pengaruh pemantauan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo; (6) Pengaruh lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Populasi dalam penelitian ini adalah pengelola keuangan puskesmas se-Kabupaten Ponorogo dengan sampel sebanyak 155 orang yang diambil dengan teknik sampling jenuh. Hasil penelitian pada hipotesis pertama menunjukkan bahwa lingkungan pengendalian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin baik lingkungan pengendalian maka semakin baik pula Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang disusun. Hasil penelitian pada hipotesis kedua menunjukkan bahwa penilaian resiko berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin baik penilaian resiko yang dilakukan maka semakin baik pula Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang disusun. Hasil penelitian pada hipotesis ketiga menunjukkan bahwa kegiatan pengendalian berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin baik kegiatan pengendalian maka semakin baik pula Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang disusun. Hasil penelitian pada hipotesis keempat menunjukkan bahwa informasi dan komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin baik informasi dan komunikasi maka semakin baik pula Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang disusun. Hasil penelitian pada hipotesis kelima menunjukkan bahwa pemantauan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Hal ini berarti semakin baik pemantauan dilakukan maka semakin baik pula Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah yang disusun. Hasil penelitian pada hipotesis keenam lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas pelaporan keuangan Badan Layanan Umum Daerah pada Puskesmas se-Kabupaten Ponorogo. Tingkat nilai determinasi atas pengaruh secara simultan tersebut sebesar 0,628 atau 62,8% yang berarti Pengendalian Intern berpengaruh terhadap Kualitas Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah.} }