@thesis{thesis, author={Komarudin Komarudin}, title ={STRATEGI PEMASARAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (STUDI KASUS DI MI TAHFIDZ AL FURQON PONOROGO)}, year={2021}, url={http://eprints.umpo.ac.id/8222/}, abstract={Qomaruddin, 2021, Strategi Pemasaran Lembaga Pendidikan Islam Di MI Tahfizh Al Furqon Ponorogo. Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing (1) Dr. Happy Susanto, MA, (II) Ayok Ariyanto M. Pd. I Kata Kunci : Strategi, Pemasaran Strategi pemasaran adalah faktor yang sangat penting dalam sebuah lembaga pendidikan. Sebagaimana yang di jelaskan oleh Assauri strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran kebijakan dan aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran perusahaan dari waktu ke waktu pada masing-masing tingkatan, acuan serta alokasi nya, terutama sebagai tanggapan perusahaan dalam menghadapi lingkungan dan keadaan dan keadaan dan persaingan yang selalu berubah merupakan kekuatan utama dalam sebuah organisasi. Strategi/Bauran pemasaran jasa pendidikan meliputi 7P yaitu Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, dan Process akan membuat sekolah terus memacu diri untuk berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat sebagai pelanggan jasa pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran, mengetahui implementasi strategi pemasaran dan juga evaluasi srategi pemasaran pendidikan Islam di MI Tahfizh Alfurqon. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mengetahui strategi pemasaran di MI Tahfizh Alfurqon. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Proses analisis data dimulai dari penyajian data, verifikasi dan penyimpulan data. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran pendidikan di MI Tahfizh Alfurqon Ponorogo terlaksana dengan baik. Strategi pemasaran pendidikan yang dilaksanakan sangat membantu meningkatkan citra baik sekolah. Pemasaran pendidikan di MI Tahfizh Alfurqon Ponorogo telah meliputi, menciptakan program pendidikan unggulan, menjalin hubungan kerjasama dengan RA Tahfizh Alfurqon, mengadakan kegiatan bakti sosial, parenting wali. Adapun implementasi dalam pemasaran ini adalah membuat brosur dan pamflet, membuat video pendek, mengupload kegiatan ke media sosial, membuat google form pendaftaran. Adapun evaluasinya adalah kurang memaksimalkan aplikasi sosial media, kurang tertib dalam mengupload dokumentasi kegiatan, kurangnya tenaga ahli desain pamflet, brosur dan video.} }