@thesis{thesis, author={Kurniawati Indah}, title ={POLA ASUH DALAM PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK PANTI NYAI AHMAD DAHLAN PONOROGO}, year={2022}, url={http://eprints.umpo.ac.id/8528/}, abstract={Penelitian ini umumnya dilatarbelakangi oleh beberapa faktor seperti penelantaran, kemiskinan, tidak memiliki orang tua, yatim piatu atau tidak memiliki kerabat keluarga. Pada dasarnya pengasuh memiliki peran yaitu mencukupi kebutuhan anak dan memberikan pengasuhan, salah satunya pengasuhan dalam pembentukan kepribadian. Panti asuhan dengan segala aspek kehidupan dan perjuangan memiliki nilai yang strategis dalam membina insan yang berkualitas dalam ilmu, Iman, dan amal, disamping sebagai tempat pengembangan agama Islam. Panti Nyai Ahmad Dahlan Ponorogo ini sendiri selalu mengajarkan dan mengutamakan keagamaan, dengan diajarkan keagamaan diharapkan anak asuh dapat terbentuk kepribadian baik dalam berbuat dan bersikap. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui bagaimana pola asuh dalam pembentukan kepribadian anak Panti Nyai Ahmad Dahlan Ponorogo, 2) Untuk mengetahui bentuk bentuk kepribadian anak Panti Nyai Ahmad Dahlan Ponorogo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penyimpulan data. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Pola asuh yang dilakukan Panti Nyai Ahmad Dahlan Ponorogo dalam membentuk kepribadian anak asuh adalah cenderung pada pola asuh demokrasi yang banyak dilakukan membiasakan kegiatan harian, melakukan rutinitas dalam bidang pengajaran pelajaran yang telah ada ditetapkan oleh Panti Asuhan, dan pelatihan-pelatihan yang dilaksanakan di asrama, memberikan teladan yang baik, memebrikan nasehat, selalui memperhatikan dan mengawasi anak asuh dan juga memberikan hukuman apabila anak asuh melanggar peraturan yang ditetapkan. (2) Bentuk-bentuk kepribadian di Panti Nyai Ahmad Dahlan Ponorogo dengan adanya kegiatan yang besifat membiasakan dan tanggung jawab untuk membetuk budi pekerti, baik dalam perkataan, berbuatan, pikiran, sikap, perasaan, dan kepribadian baik dan Islami dengan mulai dari bangun pagi, bersih-bersih, memasak, sholat berjamaah, mengaji, menghafal. Bukan hanya itu, kegiatan ektrakulikuler panti seperti seni bela diri Tapak Suci Putra Muhammadiyah, Menjahit, Muhadharah, dan kerajinan.} }