@thesis{thesis, author={Sapitri Nanik Dwi}, title ={ANALISIS PENGARUH KARAKTER EKSEKUTIF, CORPORATE GOVERNANCE DAN LIKUIDITAS TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2017-2020}, year={2022}, url={http://eprints.umpo.ac.id/8767/}, abstract={Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakter eksekutif, corporate governance dengan proksi kualitas audit dan likuiditas terhadap tax avoidance. Penelitian ini dilakukan pada seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2017-2020. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, dilakukan dengan cara menggunakan data sekunder berupa data laporan keuangan perusahaan (annual report). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI selama periode 2017-2020 sebanyak 178 perusahaan. Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan membuat kriteria tertentu yang dapat mewakili seluruh populasi penelitian sehingga diperoleh sebanyak 50 perusahaan sampel. Hasil dari penelitian hipotesis pertama menunjukkan bahwa karakter eksekutif berpengaruh positif terhadap tax avoidance. Hal tersebut berarti bahwa setiap adanya peningkatan karakter eksekutif dalam mengelola perusahaan maka dapat berpotensi untuk terjadinya tax avoidance. Pengujian hipotesis kedua menunjukkan hasil bahwa corporate governance dengan proksi kualitas audit berpengaruh terhadap tax avoidance. Hal tersebut berarti apabila perusahaan tidak diaudit oleh KAP big four maka potensi adanya tax avoidance dapat terjadi. Pengujian hipotesis ketiga menunjukkan hasil bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap tax avoidance. Hal tersebut berarti setiap kenaikan ataupun penurunan likuiditas tidak akan mempengaruhi tax avoidance pada perusahaan sektor manufaktur. Hal ini disebabkan karena likuiditas merupakan struktur modal perusahaan yang digunakan untuk meningkatkan aktifitas operasionalya. Penggunaan likuiditas cenderung dengan mengoptimalkan penggunaan utang dan modal sehingga proses tax avoidance belum terpengaruh dengan adanya likuiditas. Pengujian secara simultan yang dilakukan menunjukkan hasil bahwa karakter eksekutif, corporate governance dan likuiditas secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance. Hal tersebut terjadi karena seorang eksekutif yang mempunyai sifat risk taker lebih berani melakukan pengambilan keputusan yang beresiko. Apabila perusahaan tidak menggunakan auditor yang tergabung dalam big four maka dipercaya tidak lebih kompeten dari auditor yang tergabung dalam big four, dan kualitas audit yang dihasilkan juga tidak lebih bagus sehingga tidak dapat mendeteksi apakah perusahaan melakukan tax avoidance atau tidak.} }