@thesis{thesis, author={Indayani Tulus}, title ={IMPLEMENTASI PERMAINAN PUZZLE TANAMAN UNTUK MENSTIMULASI KECERDASAN LOGIKA MATEMATIKA PADA KELOMPOK A DI BA ‘AISYIYAH TANJUNGSARI}, year={2022}, url={http://eprints.umpo.ac.id/8939/}, abstract={ABSTRAK Tulus Indayani : Implementasi Permainan Puzzle Tanaman Untuk Menstimulasi Kecerdasan Logika Matematika Pada Kelompok A di BA ?Aisyiyah Tanjungsari. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Pembimbing 1 Dian Kristiana, M.Pd, Pembimbing 2 Dr. M. Fadlillah, M.Pd.I. Penelitian ini bertujuan untuk medeskripsikan implementasi permainan puzzle tanaman untuk menstimulasi kecerdasan logika matematika pada kelompok A di BA ?Aisyiyah Tanjungsari. Subjek penelitian ini adalah guru yang berjumlah 2 orang dan siswa kelas A di BA ?Aisyiyah Tanjungsari yang berjumlah 14 anak. Metode penelitian ini kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun tenik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi permainan puzzle tanaman untuk menstimulasi kecerdasan logika matematika pada kelompok A di BA ?Aisyiyah Tanjungsari sudah terlaksana dengan baik. Sebelum melaksanakn pembelajran guru mempersiapkan terlebih dahulu peralatan yang akan digunakan untuk bermain kemudian menyampikan kepada anak tentang bagaimana cara bermainnya. Alat permainan edukatif sangat penting dan mampu menstimulasi berbagai kecerdasan pada anak usia dini. Sebagai contohnya yaitu permainan Puzzle. Respon anak ketika bermain puzzle tanaman yaitu mereka sangat antusias dan senang ketika bermain. Hambatan dalam bermain puzzle tanaman ini yaitu : 1). Terkadang masih ada beberapa anak yang masih kurang sabar dalam bermain puzzle pengennya cepet-cepet selesai dan bisa berganti dengan bentuk yang lain sehingga mereka terlihat masihkebingungan sekalidan saat meletakkan kepingan puzzle pun masih sering terbalik. 2), ketika guru menjelaskan masih ada anak yang asyik ngobrol sendiri dengan temannya dan tidak memperhatikan guru sehingga saat bermain masih mengalami kesulitan dan kebingungan. Kata Kunci :Permaianan Puzzle, Kecerdasan Logika Matematika, AUD} }