@thesis{thesis, author={GULTOM LEO MARCHEL}, title ={STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN KACAMATA PADA OPTIK UNIVERSAL KAYUTANGI}, year={2022}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/12469/}, abstract={Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan kacamata pada Optik Universal Kayutangi dan untuk mengetahui faktor penghambat strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan kacamata pada Optik Universal Kayutangi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan dengan melakukan wawancara kepada 9 informan. Sampel ditentukan dengan menggunakan teknik snowball sampling. Analisis data menggunakan wawancara mendalam dengan informan. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan kacamata pada Optik Universal Kayutangi dengan memberikan service terbaik dengan cara melakukan Training Reguler untuk melatih atau mengupgrade skill karyawan, baik skill komunikasi dengan konsumen maupun skill pengetahuan produk, dengan menetapkan metode komunikasi informatif, persuasif, dan edukatif, dan selalu melakukan kegiatan promo dan menyediakan promo besar saat momentum tertentu. Optik Universal Kayutangi juga melakukan Grooming toko dan memasang spanduk di beberapa tempat untuk menanamkan Brain Wash, dan juga menyediakan Online Store melalui Website Faktor penghambat strategi komunikasi pemasaran dalam meningkatkan penjualan kacamata pada Optik Universal Kayutangi terdapat pada menjaga semangat atau kualitas karyawan dalam kegiatan bekerja dan dalam memperbesar perdagangan Optik Universal Kayutangi juga harus mempertimbangkan etika kesehatannya agar pelanggan tidak hanya melihat bahwa Optik Universal Kayutangi hanya mementingkan bisnisnya tapi juga menjunjung tinggi etika kesehatannya, dan tidak tersedianya kacamata progresif atau minus diatas 4 ditoko, kadang menjadi keluhan bagi pelanggan yang berdampak tidak terjadinya pembelian. Hal ini menjadi faktor penghambat untuk meningkatkan penjualan kacamata dalam segmentasi konsumen dengan kebutuhan kacamata progresif} }