@thesis{thesis, author={Najemi Noor Aulia Raudatun}, title ={HUBUNGAN MASA KERJA, BEBAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA DENGAN STRES KERJA KARYAWAN PT. DOK DAN PERKAPALAN KODJA BAHARI (PERSERO) BANJARMASIN 2022}, year={2022}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/13573/}, abstract={Stres kerja didefinisikan sebagai situasi psikologis di mana seorang karyawan bereaksi negatif. Stres kerja karyawan diyakini dapat mempengaruhi kinerja karyawan, termasuk penurunan produktivitas. Hal ini sejalan dengan Pasal 164 sampai dengan 166 UU Kesehatan No. 36 Tahun 2009, tenaga kerja yang sehat dapat memberikan kontribusi produksi yang optimal. Masalah yang diamati oleh peneliti membuat banyak karyawan merasa bosan dan tidak nyaman dalam bekerja karena beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stres kerja, masa kerja, beban kerja, dan lingkungan kerja serta menganalisis hubungan antara semua variabel tersebut. Penelitian ini dilakukan di PT. Jumlah sampel untuk DOK & Perkapalan Kodja Bahari yaitu 51 orang. Jenis penelitian ini yaitu jenis penelitian analitik dan bersifat kuantitatif, dan metode penelitian ini menggunakan penelitian analitik. Penelitian dilakukan dengan cara mensurvei 51 responden. Akibatnya, 38 karyawan (74,5%) PT. DOK & Perkapalan Kodja Bahari mengalami stres sedang, 28 karyawan telah bekerja lebih dari lima tahun, bekerja dalam beban kerja dan lingkungan kerja sedang, dan 16 lainnya merasa lingkungan kerjanya tidak nyaman. tidak memadai. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara jam kerja dengan stres kerja (p-value 0,715), ada hubungan antara beban kerja dengan stres kerja (p=0,010), dan ada hubungan antara lingkungan kerja dengan stres kerja (S- nilai 0,045). Perusahaan harus memperhatikan rasio beban kerja dan lingkungan kerja yang menyebabkan stres kerja. Ini memberikan beban kerja yang wajar dan lingkungan kerja yang nyaman, memberikan waktu penyegaran antar karyawan untuk menenangkan pikiran dan mengurangi kebosanan selama bekerja.} }