@thesis{thesis, author={Noviana Eka}, title ={FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DIARE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KELAYAN DALAM KOTA BANJARMASIN TAHUN 2025}, year={2026}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/36544/}, abstract={Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin pada tahun 2023 yang ditemukan dan ditangani pada semua umur balita 46,2%, sedangkan pada balita sebesar 27,3% dari jumlah target. Berdasarkan data kejadian diare pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin pada tahun 2023 jumlah kasus 53 kasus. Sedangkan pada tahun 2024 38 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis kejadian diare di wilayah kerja Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin Tahun 2025. Penelitian ini bersifat kuantitatif yang merupakan studi analitik deskriptif. Dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 88 responden. Analisis data menggunakan uji chi square dimana a ≤ 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan distribusi frekuensi kejadian diare 71 responden (87,5%), pengetahuan ibu kurang 68 responden (77,3%), kebiasaan mencuci tangan 76 responden (86,3%), ASI eksklusif 61 responden (69,3%), tingkat ekonomi ≤ UMR 87 responden (98,8%). Tidak ada hubungan pengetahuan ibu dengan kejadian diare dengan nilai p-value = 0,589, ada hubungan kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian diare dengan nilai p-value = 0,035, tidak ada hubungan ASI eksklusif dengan kejadian diare dengan nilai p-value = 0,194, ada hubungan tingkat ekonomi dengan kejadian diare dengan nilai p-value = 0,040. Diharapkan Puskesmas Kelayan Dalam dapat meningkatkan promosi kesehatan yang lebih efektif kepada ibu yang memiliki balita, mengenai menjaga kebersihan lingkungan, kebiasaan mencuci tangan pakai sabun, serta pemberian ASI eksklusif.\r\n\r\n\r\nBased on data from the Banjarmasin City Health Office in 2023 found and treated at all ages of toddlers 46.2%, while in toddlers amounted to 27.3% of the target number. Based on data on the incidence of diarrhea in toddlers in the Kelayan Dalam Health Center in Banjarmasin City in 2023, the number of cases was 53 cases. While in 2024 38 cases. This study aims to identify and analyze the incidence of diarrhea in the working area of Puskesmas Kelayan Dalam Banjarmasin City in 2025. This research is quantitative which is a descriptive analytic study. By using a cross sectional approach. The sample in this study were 88 respondents. Data analysis using chi square test where a ≤ 0.05. The results of this study showed the frequency distribution of diarrhea 71 respondents (87.5%), less maternal knowledge 68 respondents (77.3%), hand washing habits 76 respondents (86.3%), exclusive breastfeeding 61 respondents (69.3%), economic level ≤ UMR 87 respondents (98.8%). There is no relationship between maternal knowledge and the incidence of diarrhea with a p-value = 0.589, there is a relationship between hand washing habits and the incidence of diarrhea with a p-value = 0.035, there is no relationship between exclusive breastfeeding and the incidence of diarrhea with a p-value = 0.194, there is a relationship between economic level and the incidence of diarrhea with a p-value = 0.040. It is expected that the Kelayan Dalam Health Center can increase more effective health promotion to mothers who have toddlers, regarding maintaining environmental hygiene, the habit of washing hands with soap, and exclusive breastfeeding.} }