@thesis{thesis, author={Ratno Adi Jantoro}, title ={HUBUNGAN ANTARA RISIKO ERGONOMI DAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KELUHAN SUBJEKTIF MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA KARYAWAN PT WAHANA BARATAMA MINING}, year={2026}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/36933/}, abstract={Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan gangguan yang memengaruhi otot, tendon, ligamen, sendi, saraf, dan jaringan penunjang tubuh lainnya. Masalah utama pada departemen Mining, pekerja sering terpapar aktivitas pada posisi statis dalam waktu lama Selain itu, penggunaan alat berat yang mengharuskan operator duduk dalam durasi panjang dengan getaran seluruh tubuh. Tujuan penelitian mengetahui hubungan antara tingkat risiko ergonomi dan indeks massa tubuh dengan keluhan subjektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada karyawan PT Wahana Baratama Mining. Metode penelitian survei analitik menggunakan desain cross sectional. Populasi karyawan PT Wahana Baratama Mining pada periode Januari - Februari 2026 sebanyak 129 orang dengan jumlah sampel sebanyak 79 karyawan PT Wahana Baratama Mining, menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian Karyawan tidak merasakan keluhan sakit sebanyak 68 responden (86,1%), risiko ergonomi rendah sebanyak 47 responden (59,5%), IMT gemuk sebanyak 45 responden (57%). Ada hubungan risiko ergonomi dengan keluhan subjektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada karyawan PT Wahana Baratama Mining (p-value=0,000<0,05). Tidak ada hubungan IMT dengan keluhan subjektif Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada karyawan PT Wahana Baratama Mining (p-value=0,749>0,05). Disarankan karyawan dapat menerapkan postur kerja ergonomis, memanfaatkan alat bantu kerja dengan benar, melakukan peregangan otot secara rutin} }