@thesis{thesis, author={Qohar Muhammad Zakiyanuril}, title ={PERANAN DISIPLIN KERJA DALAM UPAYA MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN DI AIAKAWA COFFEE KAWAN 4 BANJARMASIN}, year={2026}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/37167/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan disiplin kerja karyawan yang berlangsung saat ini serta untuk mengetahui penerapan disiplin kerja yang baik dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan di Aiakawa Coffee Kawan 4 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini adalah pemilik sekaligus pengelola (manajer) dan karyawan operasional yang terdiri dari barista, kasir, serta staf dapur di Aiakawa Coffee Kawan 4 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam secara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) penerapan disiplin kerja karyawan di Aiakawa Coffee Kawan 4 Banjarmasin saat ini masih belum optimal, yang ditandai dengan masih seringnya terjadi keterlambatan kehadiran saat pergantian shift, pengabaian Standar Operasional Prosedur (SOP) pada saat kondisi kedai sedang ramai, serta kurangnya tanggung jawab karyawan dalam menjaga area kerjanya. Rendahnya kedisiplinan tersebut dipicu oleh lemahnya pengawasan melekat dan tidak adanya sanksi tegas dari pihak manajemen sehingga tidak menimbulkan efek jera bagi pelanggar; (2) disiplin kerja memiliki peranan yang sangat mendasar dalam upaya meningkatkan kinerja karyawan. Pelanggaran aturan secara langsung menyebabkan penurunan kualitas pelayanan, seperti rasa minuman yang tidak konsisten dan pemborosan bahan baku. Agar kinerja karyawan dapat meningkat, kedisiplinan harus ditegakkan melalui penegakan disiplin preventif berupa pelatihan berkelanjutan, implementasi kebijakan penghargaan dan hukuman (reward and punishment) yang berjenjang dan transparan, serta penerapan pendekatan komunikasi dua arah (coaching dan mentoring) yang disesuaikan dengan karakter karyawan generasi muda. Karyawan yang disiplin akan bekerja lebih cepat, akurat, efisien, dan memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan.} }