@thesis{thesis, author={Ramadani Muhammad Husni}, title ={PENINGKATAN HASIL BELAJAR ROLL BELAKANG MELALUI PENERAPAN METODE BELAJAR INTERAKTIF DENGAN MEDIA AUDIOVISUAL PADA SISWA FASE C SDN MAWAR 8}, year={2026}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/37321/}, abstract={Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar PJOK pada materi senam lantai roll belakang siswa fase C di SDN Mawar 8. Siswa mengalami kesulitan dalam memahami teknik dan praktik gerakan, disebabkan metode pembelajaran yang monoton dan minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa PJOK pada materi senam lantai roll belakang melalui penerapan metode pembelajaran interaktif dengan media audiovisual. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masingmasing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 30 siswa kelas V SDN Mawar 8. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran interaktif dengan media audiovisual berdampak positif terhadap peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Pada aspek kognitif, ketuntasan belajar meningkat dari 9 siswa (30%) pada pra-siklus menjadi 21 siswa (70%) pada siklus I, dan mencapai 28 siswa (93,33%) pada siklus II. Pada aspek psikomotor, ketuntasan meningkat dari 10 siswa (33,33%) menjadi 22 siswa (73,33%) pada siklus I, dan mencapai 27 siswa (90%) pada siklus II. Sementara pada aspek afektif, ketuntasan meningkat dari 14 siswa (46,67%) menjadi 25 siswa (83,33%) pada siklus I, dan mencapai 29 siswa (96,67%) pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran interaktif dengan media audiovisual efektif dalam meningkatkan keaktifan, pemahaman teknik, dan keterampilan roll belakang siswa fase C. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemilihan metode dan media pembelajaran yang tepat memiliki pengaruh signifikan terhadap capaian belajar PJOK di sekolah dasar.} }