@thesis{thesis, author={Al-Ansory Muhammad Iqbal}, title ={Analisis Kesesuaian Produk Mudharabah Dan Musyarakah Pada Perbankan Syariah_Muhammad Iqbal Al-Ansory_2105010030_2025}, year={2026}, url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/37459/}, abstract={Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian produk pembiayaan berbasis akad Mudharabah dan Musyarakah pada Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Banjarmasin Lambung Mangkurat terhadap prinsip-prinsip hukum syariah. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya memastikan bahwa produk pembiayaan pada perbankan syariah tidak hanya sesuai secara teori, tetapi juga benar-benar diterapkan sesuai dengan ketentuan fiqih muamalah dalam praktiknya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, penerapan akad Mudharabah dan Musyarakah pada BSI telah sesuai dengan prinsip syariah, baik dari sisi akad, mekanisme pembiayaan, maupun pembagian keuntungan. Namun, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan pemahaman nasabah terhadap konsep bagi hasil, risiko moral hazard, dan kendala pengawasan usaha. BSI mengatasi tantangan tersebut melalui inovasi digital, peningkatan literasi keuangan syariah, pelatihan kepada nasabah, dan penerapan sistem monitoring usaha secara berkala. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan produk pembiayaan berbasis bagi hasil di perbankan syariah. \r\n\r\n\r\n\r\n\r\nThis study aims to analyze the conformity of financing products based on Mudharabah and Musyarakah contracts at the Bank Syariah Indonesia (BSI) Banjarmasin Lambung Mangkurat Branch Office with Sharia law principles. The background of this study is the importance of ensuring that financing products in Sharia banking are not only theoretically appropriate, but also actually implemented in accordance with the provisions of muamalah fiqh in practice. The research method used is a descriptive qualitative approach with data collection techniques through interviews, observations, and documentation studies. The results show that in general, the implementation of Mudharabah and Musyarakah contracts at BSI is in accordance with Sharia principles, both in terms of contracts, financing mechanisms, and profit sharing. However, there are several challenges faced, such as limited customer understanding of the concept of profit sharing, the risk of moral hazard, and obstacles in business supervision. BSI addresses these challenges through digital innovation, increasing Sharia financial literacy, customer training, and implementing a regular business monitoring system. This research is expected to contribute to the development of profit sharing-based financing products in Sharia banking.} }