A PHP Error was encountered
Severity: Warning
Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessionntfah6pbmudud5t6m2e41u3k3li51012): failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 174
Backtrace:
File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct
File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once
@thesis{thesis,
author={Bahri Rija Aswadi},
title ={ANALISIS YURIDIS TENTANG PENCEGAHAN PENYALAHGUNAAN PSIKOTROPIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 5 TAHUN 1997 TENTANG PSIKOTROPIKA},
year={2020},
url={http://eprints.uniska-bjm.ac.id/3769/},
abstract={Kebijakan formulasi dalam Undang-Undang No. 5 Tahun 1997 semula nampak adanya kecenderungan untuk memberikan jumlah ancaman pidana denda yang sangat tinggi bagi pelaku tindak pidana psikotropika, mengingat sanksi pidana denda mengandung nilai ekonomis. Apalagi sanksi pidana denda pada umumnya dikumulasikan dengan pidana penjara. Dengan demikian sanksi pidana ini pun semakin berat untuk diterima bagi pelaku tindak pidana psikotropika.
Penelitian ini difokuskan pada dua rumusan masalah, yaitu bagaimanakah bentuk sanksi pidana terhadap penyalahgunaan psikotropika dan mengapa diperlukannya ancaman sanksi pidana denda pada tindak pidana psikotropika.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Normatif. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bentuk sanksi pidana terhadan penyalahgunaan psikotropika adalah pidana penjara Pelaksanaan sanksi pidana denda pada tindak pidana psikotropika tidak berjalan dengan optimal karena ada terpidana yang tidak melaksanakan pidana denda tersebut dan konsekuensinya adalah menjalani pidana kurungan pengganti denda. Kondisi yang demikian ini dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai penghambat pelaksanaan sanksi pidana denda
Initially, the policy formulation in Law Number 5 of 1997 appears to have a tendency to provide a very high number of criminal fines for the perpetrators of psychotropic crimes, considering that the criminal sanctions contain economic value. Moreover, fines are generally accumulated with imprisonment. Thus, this criminal sanction is even heavier for the perpetrator of psychotropic crime to accept.
This research is focused on two problem formulations, namely what is the form of criminal sanctions against psychotropic abuse and why the threat of criminal sanctions for psychotropic crimes is needed.
The research method used in this research is Normative. The results showed that the form of criminal sanction for psychotropic abuse was imprisonment. The implementation of fines for psychotropic crimes did not work optimally because there were convicts who did not carry out the criminal fines and the consequence was serving imprisonment in lieu of fines. This condition is influenced by several factors as an obstacle to the implementation of fines}
}