@thesis{thesis, author={Agus Setiani Lusi and Iftitah Renitia Gita and Indriani Lusi}, title ={ANALISIS HUBUNGAN LAMA PENGOBATAN DENGAN KEJADIAN EFEK SAMPING PADA PASIEN DRUG-RESISTANT TUBERCULOSIS (DR-TB) di RSPG CISARUA BOGOR}, year={2022}, url={http://eprints.unpak.ac.id/1254/}, abstract={ABSTRAK DR-TB (Drug-Resistant Tuberculosis) disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, pemakaian obat berlebih sehingga dapat terjadi resisten obat dengan berbagai jenis efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lama pengobatan dengan efek samping obat terhadap penggunaan jenis regimen obat. Dari sampel 243 pasien DR-TB didapatkan jenis kelamin laki-laki (50,2%) dan perempuan (49,8%) dengan usia produktif (46,1%). Jenis efek samping yang paling banyak didapati adalah gangguan saluran cerna yaitu mual (55,1%) dengan penggunaan regimen standar konvensional obat terbanyak pada Z, E, Eto, Km, Lfx, Cs (Pirazinamid, Etambutol, Etionamid, Kanamisin, Levofloksasin, Sikloserin) sebanyak (51,4%) ditempuh dengan waktu lama pengobatan 9-24 bulan sebanyak (75,3%). Hasil pengujian statistik SPSS dengan analisis Chi-square untuk lama pengobatan dengan efek samping obat diperoleh nilai p value yaitu 0,174 (>0,05), artinya tidak adanya hubungan antara lama pengobatan dengan kejadian efek samping obat. Hasil pengujian Chi-square lainnya yaitu penggunaan regimen obat dengan efek samping obat yang ditimbulkan diperoleh dengan nilai p value 0,042 (<0,05) artinya terdapat hubungan antara pemberian regimen dengan efek samping. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian regimen obat sangat berpengaruh terhadap efek samping yang dihasilkan selama pengobatan. Kata Kunci : DR-TB, Efek Samping Obat, Lama Pengobatan, Regimen Obat} }