@thesis{thesis, author={Pratama Romadanarto}, title ={Analisis Rencana Percepatan Durasi Proyek (Studi Kasus Proyek Perumahan Sahira Regency – Cirebon, Jawa Barat)}, year={2022}, url={http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/3008/}, abstract={Setiap proses pelaksanaan proyek konstruksi memiliki pengendalian proyek yang dapat berhubungan langsung dengan waktu dan biaya. Dalam pelaksanaan proyek dapat terjadi ketidaksesuaian dengan perencanaan, salah satunya berdampak pada penjadwalan. Kasus keterlambatan penjadwalan proyek terjadi dalam pelaksanaan pembangunan rumah tipe 45 di Sahira Regency Cirebon. Kasus keterlambatan dapat diatasi dengan metode percepatan. Terdapat beberapa alternatif percepatan yang dapat digunakan dalam penelitian ini, yaitu penambahan tenaga kerja sebanyak 40%, penambahan jam kerja atau jam lembur sebanyak 3 jam dalam satu hari, dan penerapan sistem shift kerja sebanyak 2 shift dalam satu hari. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menemukan dan mengetahui nilai alternatif percepatan yang efektif dan efisien dari tiga varian alternatif percepatan. Berdasarkan hasil perhitungan analisis alternatif percepatan penambahan biaya proyek untuk penambahan tenaga kerja alternatif sebesar 40% diperoleh durasi waktu proyek sebesar 396 hari dan total biaya pembangunan sebesar Rp. 10.243.421.562.60, untuk alternatif penambahan jam kerja atau jam lembur 3 jam dalam satu hari diperoleh durasi 468 hari dengan total biaya pengembangan sebesar 12.027.425.922,30, untuk alternatif pelaksanaan sistem shift kerja sebanyak 2 shift dalam satu hari memperoleh durasi 366 hari dengan total biaya konstruksi sebesar Rp. 8.765.371.577,59. Maka dari hasil perhitungan tersebut alternatif pemberlakuan sistem shift kerja menjadi yang paling efektif dan efisien.} }