@thesis{thesis, author={Aqila Fitri Nurul}, title ={Perancangan Pusat Rehabilitasi Kriminalitas di Bawah Umur dengan Pendekatan Arsitektur Terapeutik}, year={2023}, url={http://eprints.upj.ac.id/id/eprint/6637/}, abstract={Kriminalitas anak di bawah umur yang terjadi pada dasarnya disebabkan oleh kurangnya kendali remaja dalam mengatasi atau melampiaskan emosi dalam dirinya. Secara statistik, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sebanyak 655 kasus anak dalam periode 2016-2020. Namun pada realitanya, kasus kriminalitas di bawah umur jauh lebih tinggi dari angka yang tercatat. Pewajaran kriminalitas anak di bawah umur yang mengakhiri kasus secara damai secara tidak langsung mengindikasikan pula pewajaran berkembang biaknya perilaku agresif dalam kehidupan bermasyarakat karena menolak tupoksi pidana anak, yaitu penyelidikan dan pembinaan. Oleh karena itu, dibutuhkan fasilitas yang mampu membentuk perilaku, dalam hal ini Arsitektur Terapeutik yang terfokus pada psikologis dan perilaku pengguna dinilai sebagai pendekatan yang tepat untuk perancangan pusat rehabilitasi kriminalitas di bawah umur. Berdasarkan isu yang telah disebutkan, maka rumusan masalah yang terbentuk antara lain adalah: a) Bagaimana unsur spasial dalam desain arsitektural dapat mengubah dan membentuk perilaku anak pidana menuju kualitas hidup yang lebih baik?, b) Bagaimana desain arsitektural dapat membangun lingkungan binaan yang nyaman bagi anak pidana dan tetap mengedepankan aspek keamanan di sisi lain?} }