@thesis{thesis, author={HAQ AHMAD DHIYA’UL}, title ={PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI DENGAN TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS) DAN TERAPI LATIHAN METODE CONTRACT RELAX STRETCHING PADA OTOT BICEPS BRACHII ET CAUSA DELAYED ONSET MUSCLE SORONESS (DOMS)}, year={2021}, url={http://eprints.uwhs.ac.id/174/}, abstract={Latar Belakang: DOMS merupakan keadaan tidak nyaman yang timbul pada otot sekitar 12-24 jam setelah latihan dan mencapai puncaknya setelah 24-72 jam setelah latihan. DOMS terjadi pada saat melakukan aktivitas yang berlebih akan menimbulkan robeknya jaringan otot mengalami pembengkakan yang dapat menyebabkan spasme otot yang berujung pada nyeri dan rasa tidak nyaman. Terdapat dua penanganan untuk mengurangi gejala yang diakibatkan oleh DOMS yaitu, TENS dan contract relax stretching merupakan suatu teknik analgesik non-invasif yang digunakan untuk meredakan nyeri nosiseptif, neuropati, dan muskuloskeletal, serta contract relax stretching ini memberikan efek pada pemanjangan struktur jaringan lunak yang memendek secara patologis sehingga dapat meningkatkan lingkup gerak sendi, mengurangi spasme dan pemendekan otot. Tujuan: untuk mengetahui penatalaksanaan TENS dan Terapi Latihan dengan Contract Relax Stretching pada otot biceps brachii et causa DOMS. Hasil: Setelah dilakukannya 4 kali terapi pada Tn. Y dengan diagnosa delayed onset muscle soreness didapatkan hasil penurunan nyeri diam, tekan dan gerak pada M. biceps brachii brachii dextra dan spasme, serta peningkatan aktivitas fungsional lengan pasien. Kesimpulan: TENS dan Terapi Latihan Dengan Metode Contract Relax Strechig dapat membantu menurunkan nyeri, spasme, dan meningkatkan Aktivitas Fungsional lengan dekstra Pasien.} }