@thesis{thesis, author={R YUGIS ZUHDI.}, title ={ALAT BANTU BERKOMUNIKASI UNTUK ORANG STROKE MENGGUNAKAN FLEX SENSOR}, year={2022}, url={http://eprints.uwhs.ac.id/1777/}, abstract={Stroke merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di dunia. Penderita stroke umumnya terkena dampak yaitu kelumpuhan anggota gerak serta gangguan bicara sehingga kesulitan berkomunikasi dengan orang lain. Kelumpuhan pada otot ini menyebabkan gangguan dalam proses menghasilkan suara dalam berbicara. Di Indonesia terdapat sekitar 550.000 pasien baru stroke setiap tahunnya. Angka ini terbilang sangat tinggi dan menempati urutan ketiga sebagai penyebab kematian di Indonesia, setelah penyakit jantung dan kanker. Oleh karena itu dikembangkan alat bantu komunikasi yang dapat membantu penderita stroke dalam berkomunikasi sehari-hari dengan memanfaatkan gerakan jari tangan. Pada penelitian ini digunakan tiga buah flex sensor yang diletakkan pada jari telunjuk, jari tengah, dan jari manis. Alat bantu komunikasi untuk penderita stroke ini berfungsi untuk mendeteksi pada saat penderita stroke melakukan sign language, dimana terjadinya peregangan dan pelipatan sendi jari. Flex sensor yang terpasang pada jari-jari tangan akan memberikan informasi peregangan dan/atau pelipatan sendi jari tangan yang berbeda. Selanjutnya, informasi ini akan diolah atau diterjemahkan oleh mikrokontroler ESP32 yang ditampilkan pada Display dan android menjadi kalimat yang dapat dimengerti oleh orang lain.} }