@thesis{thesis, author={ICHSAN FAHDI}, title ={PROSEDUR PEMERIKSAAN COLON IN LOOP PEDIATRIK PADA KASUS MEGACOLON CONGENITAL DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN AGUNG SEMARANG}, year={2023}, url={http://eprints.uwhs.ac.id/2025/}, abstract={Latar belakang : Pemeriksaan colon in loop pada kasus megacolon congenital pada pasien pediatrik di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang menggunakan media kontras water soluble dengan perbandingan 1:1. Proyeksi yang digunakan proyeksi AP foto polos abdomen, proyeksi AP kontras dan proyeksi lateral kontras. Berbeda dengan teori menggunakan media kontras barium sulfat dan teknik pemeriksaan menggunakan proyeksi AP foto polos abdomen, proyeksi AP kontras, proyeksi lateral kontras dan proyeksi AP post evakuasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui alasan tidak menggunakan AP post evakuasi dan penggunaan media kontras water soluble pada colon in loop pediatrik. Metode : Jenis penelitian ini kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilakukan April-Mei 2023. Subyek tiga orang radiografer dan satu dokter spesialis radiologi. Obyek dari penelitian ini adalah prosedur pemeriksaan colon in loop pediatrik pada kasus megacolon congenital. Pengolahan data yang diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dikumpulkan dan dilakukan reduksi data, pengolahan analisis data yang digunakan pada penelitian ini yang mencakup empat hal yaitu collecting data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukan prosedur pemeriksaan colon in loop pada kasus megacolon congenital tidak dilakukan persiapan pasien. Kemudian persiapan alat dan bahan yaitu pesawat sinar-X fluoroscopy, control table, komputer radiologi, printer dan media kontras water soluble. Teknik pemeriksaan menggunakan proyeksi AP abdomen polos, setelah itu pemasukan media kontras kemudian dilakukan proyeksi AP post kontras, dan proyeksi lateral post kontras. Alasan tidak menggunakan foto post evakuasi karena pasien tidak kooperatif dan sudah menampakan kelainan. Alasan menggunakan media kontras water soluble karena lebih safety, dan dapat diserap oleh tubuh. Kesimpulan : Kesimpulan penelitian ini yaitu pemeriksaan colon in loop pediatrik pada kasus megacolon congenital di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Sultan Agung Semarang tidak menggunakan proyeksi AP post evakuasi dan menggunakan media kontras water soluble.} }