@thesis{thesis, author={KHOLID AHMAD NI'AM}, title ={PENGARUH VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT STRES DAN NYERI PADA USIA SEKOLAH POST OPERASI DI RS PERMATA MEDIKA SEMARANG}, year={2024}, url={http://eprints.uwhs.ac.id/2578/}, abstract={ABSTRAK Ahmad Ni'am Kholid PENGARUH VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT STRES DAN NYERI PADA USIA SEKOLAH POST OPERASI DI RUMAH SAKIT PERMATA MEDIKA SEMARANG Latar Belakang: Pasien anak usia sekolah yang menjalani operasi sering mengalami tingkat stres dan nyeri yang signifikan selama pemulihan. Terapi non-farmakologis, seperti penggunaan video animasi, bertujuan untuk memberikan distraksi yang efektif sehingga mengurangi stres dan nyeri pada anak. Beberapa penelitian mendukung bahwa teknik distraksi dapat membantu pasien anak dengan mengalihkan perhatian mereka dari situasi yang menimbulkan kecemasan dan ketidaknyamanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengaruh penggunaan video animasi terhadap tingkat stres dan nyeri pada pasien anak pasca operasi di RS Permata Medika Semarang. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 30 anak yang menjalani operasi. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Brief Pain Inventory (BPI) untuk penilaian nyeri dan kuesioner perilaku stres untuk penilaian stres, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil: Hasil analisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan adanya penurunan signifikan pada tingkat stres dan nyeri setelah diberikan intervensi video animasi (p=0,000). Sebelum intervensi, sebagian besar pasien mengalami nyeri sedang (93,3%) dan stres sedang (86,7%). Setelah intervensi, nyeri ringan mendominasi (96,7%), dan stres ringan dialami oleh sebagian besar pasien (86,7%). Kesimpulan: Penggunaan video animasi efektif dalam mengurangi tingkat stres dan nyeri pada anak usia sekolah pasca operasi di RS Permata Medika. Terapi ini dapat diterapkan sebagai metode non-farmakologis yang praktis dan aman untuk mendukung pemulihan pasien anak pasca operasi.} }