@thesis{thesis, author={Randhi Apria Pratama}, title ={Perancangan Alat Pemanas Air Tenaga Surya Dengan Metode Quality Function Deployment (Qfd}, year={2017}, url={http://eprints.uwp.ac.id/id/eprint/2326/}, abstract={Kebutuhan air hangat untuk keperluan mandi, baik untuk skala rumah tangga maupun skala perhotelan sangatlah penting. Selama ini kebutuhan tersebut terpenuhi dengan air panas yang dipanaskan dengan tungku maupun pemanasan menggunakan listrik. Salah satu alternatif untuk memenuhi kebutuhan air panas adalah dengan menggunakan media surya sebagai supply energinya. Metode yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah metode QFD. Metode QFD ini diterapkan untuk mengidentifikasi keinginan konsumen (Voice of Consumen). Voice of Consumen ini diperoleh dengan cara menyebar kuisioner. Penyebaran kuesioner ini dilakukan untuk mengetahui tingkat kepentingan konsumen suatu produk, sehingga UKM perlu mempunyai alat/mesin pemanas air yang lebih modern untuk meningkatkan hasil produksi, sedangkan kuesionernya menggunakan skala pengukuran skala lingkert, skala Lingkert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, persepsi, seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Berdasarkan hasil penelitian menyimpulkan panjang pipa pemanas keseluruhan untuk membuat solar water heater dengan temperatur air keluar (Tout) 450C adalah 1,63 m, dan terbuat dari bahan jenis tembaga, berdiameter 0,5 inchi dan beberapa pengujian solar water heater mampu bekerja sesuai harapan dengan mencapai temperatur minimal air keluar 45 0C (318 K), dimana temperatur rata ? rata selama pengujian adalah 52 0C (325) K dan dengan demikian alat dinyatakan layak secara teknis} }