@thesis{thesis, author={RAMADHANI ALIFA NASYA}, title ={WHAT IS RIGHT AND WRONG IN THE RIGHTS TO SPEAK? Analisis Ketidakpatuhan Arab Saudi terhadap Hak Jurnalis dan Pers Berdasarkan Piagam Arab}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/27338/}, abstract={Kawasan Timur Tengah saat ini dinobatkan sebagai kawasan yang paling berbahaya bagi keselamatan jurnalis, dengan Arab Saudi sebagai salah satu negara terdepan dalam melakukan diskriminasi terhadap hak-hak jurnalis dan pers. Bukannya melindungi hak jurnalis dan pers sebagai perwakilan suara publik, pemerintah Arab Saudi justru menerapkan pembatasan ketat terhadap kritikan publik. Meskipun telah meratifikasi Piagam Arab tentang Hak Asasi Manusia, Arab Saudi tetap menunjukkan fluktuasi angka ancaman, penangkapan sewenang-wenang, penghilangan paksa, dan proses hukum yang tidak adil terhadap jurnalis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana dinamika budaya dan politik berperan dalam ketidakpatuhan Arab Saudi pada hak jurnalis dan pers sebagaimana diatur pada Piagam Arab tentang Hak Asasi Manusia, khususnya pada periode 2018-2022. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe eksplanatif melalui teknik pengumpulan data wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menggunakan teori konstruktivisme sosial dalam hubungan internasional serta konsep relativisme budaya dari perspektif Timur terkait hak asasi manusia. Hasil dari penelitian ini adalah ketidakpatuhan Arab Saudi terjadi karena tiga faktor: lemahnya mekanisme penegakan Piagam Arab, ketidakselarasan norma hak jurnalis dan pers dengan kepentingan politik dan ekonomi negara, serta kegagalan dalam mengintegrasikan norma-norma tersebut ke dalam identitas nasional mereka. Kata Kunci: Arab Saudi, Piagam Arab tentang Hak Asasi Manusia, diskriminasi terhadap Jurnalis dan Pers, 2018-2022} }