@thesis{thesis, author={Apmiyaji Angelina and Bakri Saekhol and Halleyantoro Ryan and Riansari Anugrah}, title ={PROFIL INFEKSI PARASIT USUS DAN STATUS GIZI ANAK SEKOLAH DASAR DI WILAYAH KOTA SEMARANG}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28081/}, abstract={Pendahuluan : Status gizi merupakan derajat kesehatan yang mengukur keseimbangan asupan zat gizi dengan kebutuhan zat gizi sehari hari. Masalah gizi umumnya mencerminkan ketidakcukupan konsumsi zat gizi atau kekurangan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh. Status gizi seorang anak dibawah umur 20 tahun dinilai dengan rumus IMT/U. Status gizi dibagi menjadi 3 jenis, yaitu gizi berlebih, gizi normal, dan gizi kurang. Salah satu penyebab status gizi di bawah normal adalah kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi dapat disebabkan oleh infeksi parasit usus yang berulang, tetapi belum diketahui jenis parasit usus apa yang bisa menyebabkan status gizi berbeda antarsiswa. Prevalensi kecacingan yang tinggi pada anak anak dan dewasa di 2 kecamatan Jawa Tengah tetapi belum terdapat pembanding status gizi di dua sekolah dengan latar belakang berbeda membuat peneliti merasa hal ini membutuhkan studi lebih lanjut untuk membahas profil infeksi parasit usus dengan status gizi pada anak SD Tujuan : mengetahui hubungan infeksi parasit usus dengan perawakan tubuh pada anak usia SD di Wilayah Kota Semarang Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan mengunakan rancangan cross sectional yang melibatkan 67 sampel per sekolahnya melalui total sampling dari SDN 02 Bandarharjo dan SDN 01 Nongkosawit. Ukuran sampel dihitung menggunakan rumus analitik kategorik tidak berpasangan. Analisis data yang dilakukan ialah deskriptif. Hasil: Ditemukan status gizi normal, gizi kurang, dan gizi berlebih atau obesitas siswa pada 2 SD yang diteliti memiliki hasil yang serupa. Namun, untuk penelitian parasit hanya ditemukan 3 parasit, yaitu 2 Giardia lamblia dan 1 larva. Kesimpulan: status gizi pada siswa di 2 SD dengan latar belakang yang berbeda memiliki hasil yang serupa. Namun, penemuan parasit usus hanya didapatkan 3 parasit dari total keseluruhan siswa. Prevalensi infeksi parasit usus tertinggi ialah Giardia lamblia dengan jumlah 2, sedangkan 1 temuan parasit lainnya ialah larva. Katakunci: Parasit Usus, Status Gizi, Higienitas & Sanitasi, Pesisir, Pegunungan.} }