@thesis{thesis, author={Nindita Yora and Riansari Anugrah and Saputra Rafi Hafidz}, title ={Hubungan Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Dengan Derajat Keparahan Ulkus Diabetikum}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28082/}, abstract={Latar Belakang : Komplikasi ulkus pada pasien diabetes melitus sangat berisiko terjadi infeksi. Oleh karena itu diperlukan rasionalitas antibiotik untuk menanggulangi infeksi dan mencegah menjadi infeksi yang resisten terhadap pemberian obat tersebut. Tujuan : Mengetahui hubungan rasionalitas terapi antibiotik terhadap derajat keparahan ulkus diabetikum. Metode : Penelitian observasional dengan desain cross sectional. Variabel bebasnya adalah rasionalitas penggunaan antibiotik berdasarkan kriteria Gyssens, variabel terikatnya adalah derajat keparahan ulkus diabetikum berdasar pengelompokan Wagner. Sampel penelitian didapat dari pengambilan data 30 rekam medis Kemudian dianalisis dengan uji non parametrik Mann-Whitney, dengan hasil adanya perbedaan yang signifikan apabila nilai p < 0,05. Hasil : Berdasarkan 30 data rekam medis terdapat 66 peresepan antibiotik. Temuan penggunaan rasionalitas antibiotik Gyssens pada penelitian ini sebanyak 78.8% rasional dan 21,2% tidak rasional. Selanjutnya derajat keparahan ulkus Wagner ditemukan derajat I 1,5%; derajat II 51,2%; derajat III 25,8%; derajat 4 21,2%. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan bermakna antara rasionalitas pemberian antibiotik terhadap derajat keparahan ulkus (p>0,05). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara rasionalitas penggunaan antibiotik dengan derajat keparahan ulkus diabetikum. Kata Kunci : Antibiotik, rasionalitas, derajat ulkus diabetikum.} }