@thesis{thesis, author={Istiadi Hermawan and Karlowee Vega and Novriansyah Robin and Respati Danendra Rakha Putra}, title ={EVALUASI BIODEGRADABLITIAS DAN BIOKOMPATIBILITAS SUMSUM TULANG DARI BIOSCREW HIDROKSIAPATIT CANGKANG KERANG HIJAU: Studi Histopatologi pada Tulang Femur Kelinci}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28106/}, abstract={Pendahuluan: Penggunaan implan bioscrew dalam rekonstruksi ACL berbasisbone grafting semakin umum dilakukan. Hidroksiapatit (HA) merupakan salah satu material yang banyak digunakan sebagai substitusi tulang. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan biodegradabilitas dan biokompatibilitas bioscrew yang terbuat dari HA cangkang kerang hijau (Perna viridis) sebagai alternatif implan bone grafting. Metode: Penelitian ini merupakan studi true experimental dengan desain post-test only control group. Subjek penelitian adalah kelinci New Zealand yang akan dibagi ke dalam delapan kelompok: kelompok kontrol (tanpa implantasi) dan kelompok perlakuan (dengan implantasi) masing-masing akan dibagi sesuai waktu pengamatan (minggu ke-2, ke-4, ke-6, dan ke-12), Implantasi yang digunakan adalah bioscrew HA cangkang kerang hijau dengan diameter 4 mm. Penlilaian biokompatibilitas dan biodegradabilitas diamati melalui pembacaan histopatologis. Analisis dilakukan dengan One-way Anova dan Post-hoc LSD untuk antar minggu, dan Independent-t untuk antar kelompok. Hasil: Dari hasil uji beda berpasangan biokompatibilitas sumsum dengan menggunakan uji One- way Anova pada kelompok perlakuan didpatkan nilai p = 0,044 (p < 0,05) dan pada kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0,018 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan hasil uji beda berpasangan pada kelompok perlakuan dan kontrol terdapat perbedaan bermakna. Dari hasil uji beda tidak berpasangan biokompatibilitas sumsum dengan menggunakan uji Independent-t pada minggu ke-2 didapatkan nilai p = 0,020 (p < 0,05), minggu ke-4 didapatkan p = 0,041 (p < 0,05) dan minggu ke-6 didapatkan p = 0,048 (p < 0,05) sehingga dapat disimpulkan biokompatibilitas sumsum pada minggu ke-2, minggu ke-4 dan minggu ke-6 terdapat perbedaan bermakna. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa bioscrew HA cangkang kerang hijau dengan komposisi PLA85/PCL15/HA5 memiliki kemampuan biodegradabilitas dan biokompatibilitas yang baik pada tulang femur kelinci. Hasil analisis histopatologi menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam biokompatibilitas seiring waktu, terutama mulai minggu ke-4 hingga minggu ke-12. Kata kunci: Bioscrew, Perna Viridis, Biokompatibilitas, Biodegradabilitas} }