@thesis{thesis, author={Annisa Berliana Cipta Rizka and Ciptaningtyas V. Rizke and Hendrianingtyas Meita and Retnoningrum Dwi}, title ={Uji Diagnostik Bakteriuria dan Leukosituria pada Pasien Urosepsis et causa E. coli}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28107/}, abstract={Latar Belakang : Urosepsis adalah sepsis yang terjadi di saluran kemih. Diperlukan parameter cepat dan akurat yaitu bakteriuria dan leukosituria untuk menapis keadaan urosepsis, karena pemeriksaan kultur urin sebagai baku emas membutuhkan waktu satu sampai tiga hari. Penyebab utama urosepsis adalah bakteri Gram negatif, terutama Escherichia coli. Tujuan : Mengetahui nilai diagnostik bakteriuria dan leukosituria pada pasien urosepsis et causa E. coli Metode : Penelitian ini merupakan uji diagnostik bakteriuria dan leukosituria dengan kultur urin sebagai baku emas, yang meliputi sensitivitas (Se), spesifisitas (Sp), nilai duga positif (NDP), nilai duga negatif (NDN), rasio kemungkinan positif (RKP), dan rasio kemungkinan negatif (RKN). Sebanyak 42 subjek dengan pendekatan consecutive sampling. Data dikumpulkan dari rekam medis pasien urosepsis dengan kode ICD-10 (N39.0). Hasil : Bakteriuria memiliki keunggulan dibandingkan leukosituria dengan sensitivitas, spesifisitas, NDP, NDN, dan RKP lebih tinggi sebesar 92,6%; 86,7%; 92,6%; 86,7%; dan 6,96. Bakteriuria juga menunjukkan nilai RKN lebih rendah yang menunjukkan hasil lebih baik dibandingkan leukosituria, sebesar 0,08. Kesimpulan : Nilai diagnostik bakteriuria lebih baik dibanding leukosituria. Kata Kunci : Bakteriuria, Leukosituria, Kultur urin, Urosepsis} }