@thesis{thesis, author={Nursafitri Putri Jayanti}, title ={REPRESENTASI MASKULINITAS PEREMPUAN PADA TOKOH OK JU DALAM FILM “BALLERINA”}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28190/}, abstract={Perempuan dalam film cenderung digambarkan dengan sifat feminin yang dianggap lemah dan membutuhkan perlindungan laki-laki. Pemahaman tentang perempuan dalam masyarakat kerap kali dibentuk oleh karakteristik maskulin dan feminin di tengah budaya patriarki yang beroperasi di masyarakat. Hal ini menciptakan batasan dan menempatkan perempuan pada posisi subordinat. Film Ballerina menawarkan gagasan alternatif lain yakni menampilkan perempuan maskulin. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan bagaimana representasi maskulinitas perempuan yang terdapat pada tokoh Ok Ju dalam film Ballerina. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif menggunakan paradigma kritis dengan metode analisis naratif Tzvetan Todorov yang memiliki tiga aspek analisis yakni aspek sintaksis, aspek verbal dan aspek semantik. Penelitian ini menggunakan standpoint theory, representation theory dan didukung dengan aliran feminisme radikal libertarian. Hasil analisis dari segi aspek sintaksis menunjukan bahwa film Ballerina menunjukan pola linier yang menggambarkan perjalanan Ok Ju menghadapi konflik dan ancaman untuk memulihkan kembali situasi damai. Karakterisasi Ok Ju menonjolkan maskulinitas perempuan melalui keberanian, kekuatan dan ketegasan. Aspek verbal menunjukan film Ballerina menyoroti komunikasi antar tokoh melalui gaya langsung dengan ekspresi tokoh yang cenderung penuh amarah, serta menggunakan sudut pandang orang ketiga mahatahu. Dan aspek semantik menunjukan tokoh Ok Ju sebagai tokoh utama protagonis ditampilkan sebagai sosok perempuan tangguh yang memadukan maskulinitas dan feminitas. Plot cerita dalam film ini menunjukan plot progresif kronologis. Tokoh Ok Ju menunjukan keberanian, kekuatan dalam menghadapi penindasan dan menegakan keadilan melalui aksi fisik dan penggunaan senjata, yang menantang stereotip tradisional perempuan. Kesimpulan penelitian ini adalah film Ballerina menggambarkan Ok Ju sebagai perempuan dengan karakter maskulin meliputi kekuatan, keberanian dan ketegasan, hal ini menentang stereotip feminin serta ideologi patriarki yang memisahkan maskulinitas dan feminitas berdasarkan jenis kelamin. Meski demikian, karakter Ok Ju masih dikembangkan dari sudut pandang laki-laki, menonjolkan kekuatan dan keberanian melalui ekspresi wajah, kostum, dan perilaku dominan. Film ini menegaskan bahwa maskulinitas dapat menjadi cara bagi perempuan tampil superior untuk keluar dari penindasan, namun tetap terpengaruh oleh perspektif laki-laki dalam pengembangannya. Kata Kunci : Tzvetan Todorov, Maskulinitas Perempuan, Ballerina 199 KOM 2024} }