@thesis{thesis, author={Sebastian Aldi}, title ={RANCANG BANGUN ALAT PEMANAS AIR KAPASITAS 2 LITER PER MENIT MEMANFAATKAN PANAS KONDENSOR AC 1 PK}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28309/}, abstract={Kebutuhan masyarakat terhadap air hangat semakin meningkat. Hal itu disebabkan air hangat mempunyai berbagai manfaat. Air hangat sering digunakan untuk mandi karena dapat membantu relaksasi otot, mengurangi stres, dan memperlancar peredaran darah. Penggunaan air panas dalam mencuci pakaian membantu menghilangkan noda yang membandel dan membunuh bakteri. Untuk meningkatkan efisiensi energi dalam sistem refrigerasi, dilakukan penelitian mengenai pemanfaatan panas buang sebelum dilepaskan ke lingkungan. Dalam penelitian ini, tangki Tabung Pemanas ditambahkan ke dalam sistem sebagai pengganti kondensor untuk berfungsi sebagai media penukar panas. Pada praktiknya refrigeran dalam bentuk gas bertekanan tinggi, yang sebelumnya telah menyerap panas dari udara dalam ruangan akan mengalir menuju tangki Tabung Pemanas untuk melepaskan panasnya melalui air sebagai media perpindahan panas. Tahapan proyek akhir ini meliputi observasi dan studi literatur dilanjutkan pembuatan desain, perencanaan dan perhitungan, fabrikasi, pengujian mesin, analisis, serta penyusunan laporan. Penelitian ini menggunakan AC 1 PK dengan refrigerant R32 yang dimodifikasi menggunakan tangki Tabung Pemanas dengan kapasitas 30 liter dengan tube helikal berdiameter ¼ inch di dalam tabung. Dari hasil rancang bangun yang telah dilakukan menggunakan debit air 3 liter/menit dalam waktu 60 menit dapat menghasilkan air hangat dengan suhu 39,7 °C. Nilai COP (Coefficient of Performance) sebesar 12,4. Pada sistem pemanas air memiliki nilai efisiensi sebesar 5,5 % dengan COP (Coefficient of Performance) 13,6. Kata Kunci: Pemanfaatan panas buang, Pemanas Air, Kondensor AC, Efisiensi, COP (Coefficient of Performance)} }