@thesis{thesis, author={ASROR AFIF KHOZINATUL}, title ={RANCANG BANGUN PENGERING ROTARY KILN KONTINYU UNTUK MATERIAL BUTIRAN KAPASITAS 17 KG/JAM (STUDI KASUS PENGERINGAN KEDELAI)}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28318/}, abstract={Tingkat kebutuhan pangan di Indonesia semakin hari semakin meningkat dikarenakan pertumbuhan penduduk Indonesia yang setiap tahunnya semakin meningkat pula. Untuk mengatasi hal itu, maka perlu dilakukan diversifikasi pangan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan upaya dalam meningkatkan pemanfaatan sumber pangan lokal yang belum maksimal termanfaatkan secara optimal. Indonesia adalah negara yang memiliki kekayaan akan sumber daya alam, akan tetapi belum bisa dimanfaatkan secara optimal untuk menjadi makanan kering. Metode yang digunakan oleh para petani dalam mengeringkan hasil pertanian rata rata masih menggunakan sinar matahari. Pengeringan secara konvensional ini sangatlah bergantung pada musim atau cuaca, salah satu contohnya pada hasil pertanian berupa kedelai. Kedelai merupakan salah satu bahan makanan potensial di Indonesia, proses pengeringan pada kedelai dilakukan untuk menurunkan kadar air guna mencapai kualitas terbaik. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menentukan karakteristik pengeringan kedelai yang dikeringkan dengan alat pengering makanan berbasis Rotary kiln kontinyu berbahan bakar gas LPG. Dari hasil rancang bangun didapatkan dimensi alat Rotary Kiln dengan diameter tabung 30 cm, panjang tabung 155 cm, kapasitas 17 kg/jam, daya motor 0,125 HP, putaran drum pengering 10 rpm, frekuensi speed controller 30 Hz, suhu maksimal 99 derajat. Dari hasil pengujian dengan sampel jagung 3 Kg (waktu pengeringan 32 menit, energi pengeringan 3235,62 watt, kebutuhan bahan bakar 0,115 Kg, efisiensi 15%) ,6 Kg (waktu pengeringan 60 menit, energi pengeringan 2448,67 watt, kebutuhan bahan bakar 0,135 Kg, efisiensi 24%), 9 Kg (waktu pengeringan 84 menit, energi pengeringan 1963,63 watt, kebutuhan bahan 0,155 Kg, efisiensi 30%) . Dan kadar air kedelai hasil pengeringan yaitu sebesar 14%. Kata Kunci : Sistem Rotary, bahan bakar LPG, kedelai, multifungsi} }