@thesis{thesis, author={MAYDITA WIKA}, title ={MODIFIKASI PERAGA PENDIDIKAN SISTEM REFRIGERASI TEKANAN TUNGGAL MENJADI SISTEM REFRIGERASI KASKID (CASCADE REFRIGERATION)}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28569/}, abstract={Peningkatan taraf hidup manusia yang terjadi pada zaman sekarang menuntut teknologi untuk terus berevolusi menjadi lebih baik di setiap harinya. Salah satu teknologi yang berkembang adalah sistem pendingin yang mampu menurunkan temperatur jauh di bawah 0? seperti yang diaplikasikan pada cold storage, blast freezer, dan lain sebagainya. Sistem tersebut banyak diaplikasikan di dunia industri dengan dengan aplikasi nyata seperti penyimpanan makanan yang memberikan beban yang berbeda-beda. Proyek Akhir ini bertujuan untuk menganalisis performa sistem refrigerasi kaskid. Peralatan yang digunakan adalah peraga pendidikan sistem refrigerasi kaskid yang merupakan modifikasi dari sistem refrigerasi tekanan tunggal. Sistem refrigerasi kaskid dirancang memiliki dua siklus refrigerasi yaitu siklus refrigerasi temperatur tinggi dan siklus temperatur rendah. Setiap sikus terdiri dari komponen utama kompresor, kondensor, katup ekspansi, dan evaporator. Sistem ini menggunakan refrigeran R-404A yang mengalir dalam siklus temperatur tinggi, dan R-32 yang mengalir dalam siklus temperatur rendah. Peraga pendidikan dilengkapi instrumentasi pengukur temperatur dan tekanan. Temperatur diukur oleh sensor termokopel tipe-K, yang dipasang di setiap titik masuk peralatan utama. Bacaan termokopel berada dalam satu sistem akuisisi data. Pengukuran tekanan dilakukan dengan pressure gauge yang dipasang pada perpipaan masuk kompresor dan perpipaan keluar kompresor, di kedua siklus. Data temperatur dan tekanan yang terbaca dari instrumentasi tersebut digunakan untuk menganalisis performa sistem, yang dinyatakan dalam Coefficient Of Performance (COP). Temperatur evaporator terendah yang dapat dicapai adalah -34°C, dan nilai maksimum dari kapasitas pendinginan pada temperatur tersebut adalah 4,7 kW. Nilai COP maksimum dari sistem adalah 2,5 dengan heat rejection ratio adalah 1,56. Nilai kerja kompresi sistem yang dipengaruhi beban berturut-turut adalah 0,58 kW untuk sistem Low stage dan 1,4 kW untuk High stage. Kata kunci : Sistem refrigerasi, Cascade, Coefficient of Performance.} }