@thesis{thesis, author={TRIANA RYANISSA ANGGUN}, title ={PENERAPAN INOVASI PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN SEPENUH HATI MELAYANI MASYARAKAT SECARA ONLINE DI KABUPATEN KUDUS (PAKSEMMOK) TAHUN 2023}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28619/}, abstract={ABSTRAK Peningkatan kualitas pelayanan publik merupakan tujuan yang hendak dicapai oleh pemerintah dalam penerapan suatu inovasi berbasis pada teknologi dan informasi. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus meluncurkan pembaharuan pelayanan berbasis online dengan nama Pelayanan Administrasi Kependudukan Sepenuh Hati Melayani Masyarakat secara Online di Kabupaten Kudus (PAKSEMMOK) guna meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan dan menganalisis penerapan inovasi PAKSEMMOK beserta kendala yang dihadapi oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kudus dalam menerapkan inovasi online. Penelitian ini menggunakan teori inovasi Rogers dan merupakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Proses pengambilan data pada penelitian ini melalui wawancara terhadap pegawai dan operator PAKSEMMOK, masyarakat sebagai pengguna inovasi, observasi terhadap website inovasi, dan dokumentasi penelitian. Hasil penelitian penerapan inovasi PAKSEMMOK berdasarkan teori Rogers berisi 5 indikator yang dijadikan analisis pembahasan yaitu keunggulan relatif (relative adventage), kesesuaian (compatibility), kerumitan (complexity), kemungkinan untuk dicoba (triability), dan kemudahan (observability). Penerapan inovasi PAKSEMMOK telah sesuai dengan 4 indikator analisis karena bersifat baru dari inovasi yang pernah ada (keunggulan relatif), kesesuaian dengan kondisi di masa sekarang dan sesuai dengan Peraturan Bupati Kudus No. 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan secara daring/online, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia No. 19 Tahun 2018 tentang peningkatan kualitas pelayanan publik (kesesuaian), mudah untuk dipahami dan dicoba karena telah lulus uji kelayakan (kemungkinan untuk dicoba), dan kemudahan karena terbukti memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan. Berdasarkan hasil penelitian, PAKSEMMOK belum sesuai dengan indikator kerumitan karena masih terdapat fitur pada website yang belum lengkap dan terupdate. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan inovasi PAKSEMMOK sudah dapat dikatakan baik. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemui kendala yang menyebabkan inovasi kurang berjalan optimal. Faktor utama terjadinya kendala yaitu permasalahan jaringan server yang sering terganggu. Pemerintah hendaknya dapat mengatasi permasalahan tersebut dengan melakukan perbaikan sistem setiap hari guna menjaga kestabilan jaringan pada inovasi PAKSEMMOK. Kata Kunci : penerapan, inovasi, pelayanan publik} }