@thesis{thesis, author={El Roy Heriyanto Michael and Muhammad Zulfa Syihabuddin and Stanley William Gabriel}, title ={ADVANCED WASTE PREDATOR: TEKNOLOGI PEMUSNAH SAMPAH RESIDU SKALA TPST YANG DILENGKAPI DENGAN ALAT PENGENDALI PENCEMARAN UDARA}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28705/}, abstract={ABSTRAK Pertumbuhan jumlah penduduk dan urbanisasi yang pesat telah menyebabkan peningkatan signifikan dalam timbulan sampah. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan layanan pengelolaan limbah yang memperhatikan anggaran dan kualitas lingkungan di lokasi pengelolaan. Advanced Waste Predator dirancang sebagai solusi yang terdiri dari insinerator, high-efficiency cyclone, dan wet scrubber tipe packed tower. Perancangan dilakukan berdasarkan skala TPST dengan kapasitas sampah masuk sebesar 135,181 ton/hari, di mana 4,766% diolah sebagai limbah padat anorganik residu. Alat ini memiliki kapasitas pembakaran 885,913 kg/jam menggunakan metode pembakaran termal pada suhu rata-rata 1.025°C. Proses pembakaran menghasilkan emisi seperti NO?, SO?, CO, dan total partikulat. Efisiensi pengendalian partikulat menggunakan cyclone mencapai 47,456%, sedangkan wet scrubber mencapai efisiensi masing-masing 72% untuk NO?, 92% untuk SO?, dan 98% untuk CO. Emisi hasil pengolahan memiliki konsentrasi NO? sebesar 173,749 mg/m³, SO? sebesar 10,516 mg/m³, CO sebesar 96,644 mg/m³, dan total partikulat sebesar 2,960 mg/m³. Seluruh nilai tersebut memenuhi baku mutu sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Baku Mutu Emisi Usaha dan/atau Kegiatan Pengolahan Sampah Termal. Hasil ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah yang terintegrasi dengan pengendalian udara yang tepat mampu mengurangi dampak pencemaran lingkungan secara efektif dan efisien. Kata kunci: limbah padat, insinerator, cyclone, wet scrubber} }