@thesis{thesis, author={SATRIYO BAGUS}, title ={PRARANCANGAN PABRIK BIOETANOL BERBAHAN BAKU TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DENGAN PROSES SSF (SIMULTANEOUS SACCHARIFICATION AND FERMENTATION) KAPASITAS 100.000 TON/TAHUN}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28729/}, abstract={Bioetanol adalah perusahaan berbentuk PT (Perseroan Terbatas) dengan status perusahaan terbuka yang mengolah bioetanol dengan bahan baku tandan kosong kelapa sawit dengan kapasitas produksi 100.000 Ton/Tahun. Pabrik Bioetanol didirikan pada tahun 2026. Pabrik Bioetanol direncanakan akan didirikan di daerah Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Karena daerah ini memiliki potensi bahan baku kelapa sawit yang sangat besar. Hal ini menunjukan bahwa lokasi ini sangat strategis untuk mendapatkan jaminan ketersediaan bahan baku serta dapat mengurangi ongkos transportasi bahan baku yang akan digunakan. Proses produksi yang diterapkan pada pabrik bioetanol ini merupakan proses SSF (Simultaneous Saccharification and Fermentation). Alat utama yang digunakan dalam proses produksi antara lain Tangki Pretreatment, Reaktor, Menara Destilasi, Cooler, Pompa dan Tangki Penyimpanan Bioetanol. Neraca massa total dari unit proses sebesar 269212,622, sedangkan neraca panasnya sebesar 62337871,18. Unit utilitas yang digunakan sebagai fasilitas penunjang salah satunya pada perancangan pabrik bioetanol kebutuhan akan tenaga listrik dipenuhi dari Pembangkit Listrik Negara (PLN) dan generator set (genset) sebagai cadangan. Kebutuhan listrik di pabrik ini diperuntukkan pada keperluan proses dan utilitas, penerangan, AC, laboratorium dan instrumentasi. Berdasarkan evaluasi ekonomi pabrik ini diketahui Persen Return on Investment sebelum pajak adalah 20,762 % sedangkan setelah pajak 14,53 %. Batas ROI untuk pabrik kimia dengan resiko rendah minimal 11 %. Pay Out Time sebesar 4 tahun 9 bulan. Break Event Point pabrik ini adalah 29,1 %, sehingga masih memenuhi syarat Break Event Point untuk mendapat kredit dari bank. Shut Down Point adalah 8,937 %, artinya jika pabrik memproduksi kurang dari nilai SDP maka operasi harus dihentikan. Discounted Cash Flow Rate of Return (IRR) pabrik ini adalah 21 %, sedangkan bunga deposito di bank hanya sekitar 9?12 %.} }