@thesis{thesis, author={Putri Salza Medina}, title ={PRARANCANGAN PABRIK VINYL CHLORIDE MONOMER (VCM) DENGAN METODE PIROLISIS KAPASITAS 130.000 TON/TAHUN}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28736/}, abstract={Prarancangan pabrik Vinyl Chloride Monomer (VCM) dari Ethylene Dichloride (EDC) dengan proses pirolisis kapasitas 130.000 ton/tahun dilakukan untuk memenuhi kebutuhan VCM baik dalam negeri maupun luar negeri. Nantinya, pabrik ini akan didirikan di Cilegon, Banten pada tahun 2024 dan mulai beroperasi pada tahun 2027. Bahan baku yang digunakan untuk produksi vinyl chloride monomer adalah ethylene dichloride yang bersumber dari PT Asahimas Chemical dan PT Sulfindo Adiusaha. Produksi vinyl chloride monomer pertama kali diproduksi pada tahun 1930. Proses produksi ini disebut sebagai hidroklorinasi asetilen dengan bahan baku yang digunakan adalah asetilen dan asam klorida. Kemudian, pada tahun 1950 ditemukan sebuah metode baru untuk memproduksi vinyl chloride monomer yaitu pirolisis atau thermal cracking dengan bahan baku yang digunakan adalah ethylene dichloride. Seiring meningkatnya permintaan vinyl chloride monomer, proses hidroklorinasi asetilen mulai tidak digunakan lagi dan beralih ke proses pirolisis atau thermal cracking karena pemakaian katalis yang dapat mencemari lingkungan dan harga yang mahal. Mekanisme proses pirolisis dengan bahan baku ethylene dichloride adalah mereaksikan ethylene dichloride pada fase gas dengan kondisi operasi temperature 480 ? 550 ? dan tekanan 1 ? 25 atm sehingga menghasilkan produk utama vinyl chloride monomer dan produk samping asam klorida dengan konversi reaksi mencapai 45 ? 75%. Alat utama yang digunakan adalah static mixer, plug flow reactor, heat exchanger, quench tower, condenser, dan distillation column. Unit penunjang dalam proses terdiri dari unit penyediaan dan pengolahan air, unit penyediaan listrik, unit penyediaan steam, unit penyediaan bahan bakar, unit penyediaan udara tekan, dan unit pengolahan limbah. Hasil analisa ekonomi terhadap pabrik vinyl chloride monomer berupa fixed capital investment sebesar US$ 82,683.091, working capital investment sebesar US$58.393.495, total capital investment sebesar US$ 161.747.360, serta biaya produksi yang terdiri dari general expense sebesar US$ 34.861.930 dan manufacturing cost sebesar US$ 185.116.621. Hasil perhitungan profit sebesar 11,54%, POS (Profit on Sales) sebesar 11,54%, ROI (Rate of Investment) sebesar 36,30%, POT (Pay Out Time) sebesar 2,54 tahun, IRR (Internal Rate of Return) sebesar 12,5%, BEP (Break Even Point) sebesar 35,58%, dan SDP (Shut Down Point) sebesar 19,61%. Dari hasil evaluasi kelayakan, pabrik vinyl chloride monomer kapasitas 130.000 ton/tahun layak untuk didirikan.} }