@thesis{thesis, author={Yusaluyo Nikolas Ave}, title ={ANALISA STRATEGI PEMERINTAH JEPANG DALAM PERSAINGAN MOBIL RAMAH LINGKUNGAN DENGAN TIONGKOK DI INDONESIA PADA 2020-2023}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28792/}, abstract={Emisi gas karbon yang sebagian besar berasal dari kendaraan bermotor belakangan ini menjadi permasalahan lingkungan yang cukup serius. Dalam hal ini, kemunculan kendaraan dengan bahan bakar terbarukan dan ramah lingkungan menjadi alternatif solusi bagi permasalahan ini. Namun, sedikitnya pilihan kendaraan jenis ini berdampak pada minimnya minat masyarakat terhadap kendaraan jenis ini. Jepang sebagai salah satu negara produsen otomotif, terutama produsen mobil terbesar tentu memiliki peranan besar terhadap permasalahan ini. Sedangkan Tiongkok sebagai pesaing Jepang dalam industri mobil ramah lingkungan semakin gencar untuk menguatkan posisi sebagai negara industri mobil ramah lingkungan pesaing Jepang, terutama di Indonesia. Dalam penelitian ini dibahas mengenai kebijakan Jepang dalam persaingan industri mobil ramah lingkungan dengan Tiongkok di Indonesia, serta bagaimana menguatkan posisi Jepang di dalamnya. Strategi otomotif yang dilakukan Jepang tidak hanya berbentuk kebijakan dalam sektor industri saja, namun juga dengan rupa bentuk yang lain. Penelitian ini menggunakan dasar pemikiran kebijakan luar negeri untuk menganalisa kedudukan pemerintah Jepang dalam pembuatan kebijakan yang berkaitan dengan industri otomotif, khususnya mobil ramah lingkungan. Hal ini mengarahkan tujuan penelitian, yakni bagaimana peranan dan strategi pemerintah Jepang untuk bersaing dalam industri mobil ramah lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menjelaskan fenomena pasar otomotif serta bagaimana pengaruhnya terhadap kebijakan otomotif Jepang. Hasil dari tulisan ini memberikan penjelasan serta data yang mendukung terhadap kebijakan otomotif Jepang untuk bersaing dalam industri mobil ramah lingkungan dengan Tiongkok di Indonesia. Argumen utama dalam penelitian ini mengingat minat pasar dan pengembangan fasilitas pendukung mobil ramah lingkungan yang terdapat di Indonesia, Jepang perlu mengambil langkah yang pasti untuk bersaing dengan Tiongkok di Indonesia, misalnya dengan berfokus pada pengembangan salah satu jenis mobil ramah lingkungan yang berbeda dari Tiongkok. Kata kunci: Emisi, Mobil, Ramah Lingkungan, Jepang, Tiongkok, Industri Otomotif, Kebijakan 127 HI 2024} }