@thesis{thesis, author={Simanjuntak Gabriella Alvita Anita}, title ={Hubungan Tingkat Otoritatif dalam Pola Pengasuhan oleh Kakek Nenek dan Tingkat Pengungkapan Diri Anak dalam Keluarga dengan Konsep Diri Anak}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/28828/}, abstract={Keluarga sebagai unit dasar dalam masyarakat yang merupakan segala bentuk hubungan kasih sayang antar manusia. Fungsi pengasuhan, pendidikan, dan pengawasan dalam keluarga terhadap anak merupakan tanggung jawab dari orang tua. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pergeseran peran pengasuhan terhadap anak, yang seidealnya dilakukan oleh orang tua beralih menjadi tanggung jawab kakek nenek. Kondisi keluarga yang mengalami perubahan ini memberikan pola-pola komunikasi dan pengasuhan yang berbeda dibandingkan ketika anak mengalami pengasuhan langsung dari orang tua sebab sehingga anak perlu beradaptasi dengan pengasuhan yang diterima dan cara berkomunikasi dalam lingkup keluarga besar. Tujuan penelitian ini ialah menjelaskan apakah terdapat hubungan antara tingkat otoritatif dalam pola pengasuhan yang diterapkan oleh kakek nenek dan tingkat pengungkapan diri yang dilakukan anak dalam keluarga dengan konsep diri anak. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksplanatori dan teknik pengambilan sampel melalui purposive sampling. Data yang diperoleh dari penelitian ini melalui penyebaran angket kepada 60 responden dengan karakteristik remaja atau dewasa muda usia 12-25 tahun, berjenis kelamin laki-laki dan perempuan, dan memiliki pengalaman tinggal bersama dan diasuh oleh kakek nenek. Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah Compliance Gaining Theory dan Communication Privacy Management. Hasil uji hipotesis dengan analisis Kendall tau-b dalam penelitian ini menunjukkan adanya hubungan positif signifikan antara pola pengasuhan oleh kakek nenek dengan konsep diri anak. Artinya, semakin otoritatif pengasuhan yang dilakukan kakek nenek, maka semakin positif konsep diri anak. Selain itu, terdapat pula hubungan positif signifikan antara tingkat pengungkapan diri anak dalam keluarga dengan konsep diri anak. Artinya, semakin anak bersedia mengungkapkan diri dalam keluarga, maka semakin positif konsep diri anak. Temuan penelitian ini diharapkan memberikan wawasan bagi keluarga multigenerasi untuk mengoptimalkan pola asuh dan komunikasi dengan konsep diri anak. Kata Kunci: Pola Asuh Kakek Nenek, Pengungkapan Diri, Konsep Diri, Keluarga Multigenerasi, Komunikasi Interpersonal 253 KOM 2024} }