@thesis{thesis, author={SYAHLAN RIFA}, title ={PERAN STAKEHOLDERS DALAM PEMBANGUNAN REMPANG ECO-CITY}, year={2024}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29100/}, abstract={Pembangunan Rempang Eco-City di Pulau Rempang Batam melibatkan berbagai stakeholder yang memiliki kepentingan dan kekuasaan yang berbeda, memengaruhi dinamika kebijakan dan dampak sosial terhadap masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, memetakan, dan menganalisis peran stakeholder dalam proyek ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, studi kepustakaan, dan dokumentasi. Stakeholder yang terlibat dalam pembangunan Rempang Eco-City terdiri dari pemerintah, bisnis, komunitas, akademisi, dan media. Dalam kategori players, terdapat Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian ATR/BPN, dan PT. Makmur Elok Graha (PT. MEG), yang memiliki kekuasaan dan kepentingan tinggi serta berperan aktif dalam pengambilan keputusan strategis dan implementasi proyek. Kelompok subjects mencakup masyarakat lokal, Kelurahan Sembulang, media, dan akademisi seperti Politeknik Negeri Batam, yang memiliki kepentingan tinggi terhadap hasil pembangunan namun kekuasaan yang rendah dalam mempengaruhi keputusan langsung. Context setters mencakup Pemerintah Kota Batam, Badan Pertanahan Nasional Kota Batam, dan Kejaksaan Negeri Batam, yang memiliki kekuasaan tinggi tetapi kepentingan rendah, berfungsi sebagai pengarah konteks operasional proyek. Di sisi lain, dalam kategori crowd, terdapat Dinas Kesehatan Kota Batam dan Dinas Pendidikan Kota Batam, yang meskipun memiliki kekuasaan dan kepentingan rendah, berperan dalam mitigasi dampak sosial bagi warga yang terdampak oleh pembangunan. Pemetaan stakeholders ini menunjukkan bahwa masing-masing kelompok memiliki peran yang berbeda, dan pemahaman terhadap dinamika kekuasaan dan kepentingan antara stakeholder sangat penting untuk kelancaran pembangunan Rempang Eco-City yang berkelanjutan. Kata Kunci: Pemetaan Stakeholder, Peran Stakeholder, Rempang Eco-City 262 publik 2024} }