@thesis{thesis, author={Anam Khairul and Prabhata Wimzy Rizqy and Zakiyyah Zakiyyah}, title ={Pengembangan Metode Analisis Glibenklamid Dengan Ion Pair Alizarin Red S Menggunakan Spektrofotometri UV-Vis}, year={2025}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29192/}, abstract={Latar belakang: Glibenklamid banyak dianalisis dengan spektrofotometri UV-Vis namun dapat menimbulkan bias akibat interferensi senyawa lain pada panjang gelombang UV yang berdekatan. Pengembangan metode analisis dilakukan menggunakan penambahan reagen ion-pair alizarin red s (ARS) untuk meningkatkan selektivitas dan sensitivitas melalui optimasi kondisi dan validasi metode yang belum pernah diteliti sebelumnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui kondisi optimal analisis glibenklamid menggunakan spektrofotometri UV-Vis dengan ion pair ARS, menganalisis validasi metode, dan menentukan kadar glibenklamid dalam tablet dengan metode yang dikembangkan. Metode: Kondisi optimal analisis glibenklamid dengan reagen ARS menggunakan spektrofotometri UV-Vis ditentukan melalui optimasi pH, waktu analisis, dan perbandingan mol. Metode kemudian divalidasi meliputi spesifisitas, linieritas, LOD, LOQ, presisi, akurasi. Lalu, dilanjutkan penetapan kadar sampel tablet glibenklamid. Hasil: Kondisi optimal ion-pair ARS-glibenklamid yaitu pada pH 8, waktu 15 menit, dan perbandingan mol 1:1, Hasil validasi metode telah memenuhi kriteria meliputi R2 sebesar 0,9989; LOD 4 µg/mL, LOQ 13 µg/mL, RSD intraday 0,87%, RSD interday 1,61%, serta recovery 97.57%, 101,86%, dan 99.16%. Kadar glibenklamid yang ditemukan dalam tablet yaitu 5,13 mg (102,5%), 5,17 mg (103,37%), dan 5,06 mg (101,25%). Kesimpulan: Glibenklamid dapat dianalisis dengan kompleks ion-pair ARS menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Kata kunci: glibenklamid, validasi metode analisis, ion-pair complex} }