@thesis{thesis, author={Maulana Muhammad Adrian and Sukmagandara Daffa Amani}, title ={PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS EKONOMI SIRKULAR DI KABUPATEN PURWOREJO}, year={2025}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29574/}, abstract={ABSTRAK Meningkatnya laju pertumbuhan penduduk di Kabupaten Purworejo menimbulkan masalah utama terkait persampahan. Adapun tempat kedudukan pada Pengelolaan Sampah di Kabupaten Purworejo dan wilayah kerjanya meliputi 16 kecamatan dengan jumlah penduduk pada tahun 2023 sebesar 788.265 jiwa. Keterbatasan armada pengangkutan dan desain TPA Jetis yang belum terencana dengan baik mengakibatkan sampah tidak dapat dikelola secara efektif. Pengelolaan sampah di Kabupaten Purworejo umumnya masih memakai metode konvensional dengan timbulan sampah yang terangkut hanya 48,65% dari total sampah dihasilkan. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyusunan rencana sistem pengelolaan sampah meliputi lima aspek yaitu aspek kelembagaan, pembiayaan, peraturan, peran serta masyarakat, serta teknis operasional yang meliputi sub sistem pewadahan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, dan pemrosesan akhir. Hasil analisis berdasarkan SNI 19-3964-1994, metode sampling timbulan dan komposisi sampah didapat berat rata-rata timbulan sampah sebesar 0,45 kg/orang/hari dan volume rata-ratanya sebesar 3,00 liter/orang/hari. Hasil dari perencanaan sistem pengelolaan sampah yaitu rencana target tingkat pelayanan pada tahun 2043 sebesar 30% pengurangan dan 70% penanganan. Pada aspek teknis operasional direncanakan penggunaan wadah tempat sampah 40 L dan composter bag 50 L untuk setiap fasilitas umum, dibutuhkan 590 unit motor roda tiga, 236 kontainer untuk pemindahan dan 1 unit arm roll untuk sarana pengangkutan tiap TPS 3R. Pengolahan sampah dengan sistem TPS 3R.. Pada aspek kelembagaan direncanakan Dinas Lingkungan Hidup dan Perikanan Kabupaten Purworejo sebagai regulator dan UPTD Pengelolaan Sampah Kabupaten purworejo sebagai operator. Dalam aspek peran serta masyarakat dijalankan melalui peran individu dan peran lembaga. Dalam aspek pembiayaan kebutuhan biaya total pengelolaan sampah di Kabupaten Purworejo sesuai perencanaan ini sebesar Rp284.414.535.740,08 di tahun 2043. Penerapan ekonomi sirkular pada perencanaan ini mempengaruhi biaya retribusi yang harus dibayar masyarakat dalam pengelolaan sampah, pada tahun 2029 masyarakat Kabupaten Purworejo tidak harus membayar biaya retribusi pengelolaan sampah. Kata kunci : pengelolaan sampah, timbulan Sampah, teknis operasional, ekonomi sirkular, Kabupaten Purworejo} }