@thesis{thesis, author={Moeda Baginda Iskandar and Mukodiningsih Sri and Mumtaza Abida}, title ={PENGARUH PENAMBAHAN ARAS AIR PANAS YANG BERBEDA TERHADAP KOMPOSISI PROKSIMAT DALAM PEMBUATAN PAKAN KOMPLIT KAMBING BENTUK PELET}, year={2022}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29723/}, abstract={Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh perbedaan aras penambahan air panas yang berperan dalam mengaktifkan zat perekat dalam bahan baku pada pembuatan pelet pakan komplit terhadap komposisi proksimat. Penelitian dilakukan pada bulan April hingga Juni 2021 di Padepokan Menda Kencana Seta, Mrunten Wetan, Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang serta untuk pengujian sampel dilakukan di Laboratorium Biologi Universitas Negeri Semarang. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap, dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah perbedaan penambahan aras air panas, meliputi; T0 = ransum + air panas 0% dari berat ransum, T1 = ransum + air panas 20% dari berat ransum dan T2 = ransum + air panas 40% dari berat ransum. Parameter yang diukur meliputi kadar air, kadar abu, lemak kasar, protein kasar, serat kasar, dan BETN. Komponen proksimat dianalisis menggunakan analisis proksimat. Data yang diperoleh diolah dengan analysis of variance (ANOVA) satu jalur pada taraf signifikasi 5%, jika terdapat pengaruh maka dilanjut dengan uji wilayah ganda Duncan. Hipotesis penelitian yaitu perlakuan pemberian air panas dengan jumlah yang berbeda dalam proses pembuatan pelet diduga memiliki pengaruh terhadap komposisi proksimat yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian aras air panas yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar air, kadar abu, lemak kasar, protein kasar, serat kasar, dan BETN. Simpulan yang diperoleh yaitu pemberian aras air panas yang berbeda pada pelet pakan komplit kambing mampu meningkatkan kadar air dan abu, serta mampu menurunkan lemak kasar, protein kasar, serat kasar dan BETN. Hasil terbaik dari segi nutrisi terdapat pada perlakuan T0.} }