@thesis{thesis, author={ARTSAM ANDI FIQRI AULIA and BUDIYANTO SUSILO and LUKIWATI DWI RETNO}, title ={RESPON PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH TERHADAP APLIKASI BIOCHAR DAN MIKROBA PENYUBUR TANAH PADA TANAH MASAM}, year={2022}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29823/}, abstract={Penelitian bertujuan untuk mengaji pengaruh biochar dan inokulasi bakteri penambat nitrogen Rhizobium sp. dan cendawan mikoriza arbuskular terhadap hasil produksi tanaman kacang tanah pada tanah masam. Penelitian telah dilaksanakan pada tanggal Juli 2021 ? Desember 2021 di Green House dan analisis hasil panen dilakukan di Laboratorium Fisiologi dan Pemuliaan Tanaman, Fakultas Peternakan dan Pertanian, Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial 4 x 3 dengan 3 ulangan, sehingga terdapat 36 satuan unit percobaan. Faktor pertama adalah jenis bahan baku arang biochar yang terdiri atas B0 = tanpa aplikasi, B1 = tongkol jagung, B2 = sekam padi, B3 = tempurung kelapa. Faktor kedua adalah inokulasi mikroba yang terdiri atas M1 = bakteri Rhizobium sp., M2 = cendawan mikoriza arbuskular, M3 = bakteri Rhizobium sp. dan cendawan mikoriza arbuskular (CMA). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, khlorofil daun, berat bintil akar efektif, bobot total polong, bobot polong bernas, bobot biji, bobot jerami, pH tanah, porositas tanah, kepadatan spora CMA, dan persentase kolonisasi CMA. Data yang diperoleh dianalisis ragam dan Duncan Multiple Range Test pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biochar dan inokulasi mikroba tidak berpengaruh nyata terhadap indeks khlorofil daun, bobot total polong, bobot polong bernas, bobot biji, bobot jerami, pH tanah, porositas tanah, kepadatan spora CMA, dan persentase kolonisasi CMA, namun terdapat interaksi antar perlakuan terhadap bintil akar efektif. Aplikasi biochar berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, sedangkan inokulasi bakteri Rhizobium dan cendawan mikoriza arbuskular memberikan pengaruh secara nyata pada jumlah daun. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi biochar dan inokulum bakteri Rhizobium dan cendawan mikoriza arbuskular belum mampu meningkatkan hasil produksi tanaman kacang tanah. Aplikasi biochar asal tongkol jagung, sekam padi, dan tempurung kelapa memperoleh hasil tinggi tanaman kacang tanah yang lebih tinggi dibandingkan tanpa aplikasi biochar, namun memiliki pengaruh serupa antar jenis bahan baku. Inokulasi tunggal bakteri Rhizobium sp. memiliki hasil jumlah daun tanaman terbanyak diikuti inokulasi ganda bakteri Rhizobium sp.+ CMA dan inokulasi tunggal CMA. Perlakuan biochar asal sekam padi dan inokulasi ganda bakteri Rhizobium sp. + CMA memperoleh hasil tertinggi dalam produksi bintil akar efektif.} }