@thesis{thesis, author={CAHYATI AGUSTIN NUR and Legowo Anang M. and Mulyani Sri}, title ={KARAKTERISTIK MIKROKALSIUM DARI TULANG IKAN BANDENG (Chanos chanos) YANG DIEKSTRAKSI MENGGUNAKAN LARUTAN ASAM FOSFAT}, year={2022}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29847/}, abstract={Pengolahan by product memang sangat menarik untuk diteliti, misalnya tulang ikan bandeng, yang merupakan by poduct dari pengolahan fillet ikan bandeng. Selama ini, tulang ikan bandeng hanya diolah menjadi tepung kasar untuk meningkatkan kandungan makanan fortifikasi. Tepung tulang ikan yang relatif besar bioavailabilitasnya masih rendah sehingga perlu teknologi untuk hasil yang mendekati ukuran nano. Mikrokalsium tulang ikan bandeng dilakukan pengujian fisik dan kimia untuk mendapat kualitas yang baik. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli hingga November 2020 di Laboratorium Kimia dan Gizi Pangan, Laboratorium Teknologi Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian serta Laboratorium Terpadu, Universitas Diponegoro. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisiko-kimia mikrokalsium tulang ikan bandeng yang diekstrak dengan larutan asam fosfat dengan konsentrasi yang berbeda, diantaranya yaitu; kadar air, rendemen, kadar kalsium dan fosfor, kelarutan pada aquades dan HCl pH=2, warna, dan ukuran partikel. Bahan yang digunakan yaitu tulang ikan bandeng sebanyak 3 kg yang diperoleh dari CV. Dinasti, Sawojajar, Semarang, KH2PO4, aquades, FeSO4.7H2O, ammonium molibdat, H2SO4, HCl, HNO3, HClO4 60%, larutan lantan, etanol, larutan stok Ca, asam fosfat. Alat yang digunakan yaitu spektrofotometer, Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS), baskom, sentrifuse, kertas saring, hot plate, neraca analitik, oven, desikator, cawan porselen, colour reader, kuvet, cabinet dryer, stopwatch, presto, Particle Size Analyzer (PSA) LLPA-C10, siever ukuran 250 mesh, pipet, blender, panci, sikat, pH meter, dan beberapa peralatan gelas merk phyrex. Penelitian ini menggunakan analisis Rancangan Acak Lengkap untuk parameter kadar air, rendemen, warna dan kelarutan dengan 4 perlakuan penggunaan larutan asam fosfat konsentrasi berbeda yaitu asam fosfat 0,25N, 0,5N, 0,75N, dan 1N yang dilakukan 5 kali pengulangan. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode One Way ANOVA. Apabila hasil menunjukkan pengaruh nyata, dilanjutkan dengan uji DMRT pada tingkat kepercayaan p?0,05 yang dibantu SPSS Statistics 22, sedangkan parameter kalsium, fosfor serta ukuran partikel dianalisis secara deskriptif. Hasil yang diperoleh dari penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi asam fosfat berpengaruh nyata terhadap kadar air, rendemen dan kelarutan aquades namun tidak berpengaruh nyata terhadap kelarutan pada HCl pH=2 dan warna. Nilai kadar kalsium dan fosfor tertinggi adalah perlakuan asam fosfat konsentrasi 0,75N. Parameter ukuran partikel menunjukkan jika mikrokalsium berukuran kecil yaitu berkisar antara 61.643 hingga 107.194 ?m.} }