A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/rama/public_html/application/cache/sessions/rama_sessiong1ie94h6b27igh1jphok94jft354s9ur): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 174

Backtrace:

File: /home/rama/public_html/application/core/MY_Controller.php
Line: 8
Function: __construct

File: /home/rama/public_html/application/controllers/Document.php
Line: 6
Function: __construct

File: /home/rama/public_html/index.php
Line: 296
Function: require_once

@thesis{thesis, author={KURNIAWAN ALDI PRASTYA}, title ={ANALISIS FAKTOR LINGKUNGAN DALAM RUMAH DAN PERILAKU DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU (TB PARU) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KRAGAN II KABUPATEN REMBANG}, year={2025}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/29973/}, abstract={Tuberkulosis paru merupakan infeksi kronis akibat Mycobacterium tuberculosis dan menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit menular. Faktor lingkungan dan perilaku individu berperan dalam peningkatan risiko TB paru. Selama Januari?September 2024, tercatat 71 kasus TB di wilayah kerja Puskesmas Kragan II, Kabupaten Rembang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan dalam rumah dan perilaku individu terhadap kejadian TB paru. Penelitian case-control ini dilakukan di Puskesmas Kragan II, Kabupaten Rembang, dengan 68 responden (34 kasus, 34 kontrol) yang dipilih menggunakan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengukuran, dan observasi, lalu dianalisis dengan uji chi-square. Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara suhu (p-value = 0,028; OR = 3,378), kelembaban (p-value = 0,001; OR = 8,065), dan intensitas cahaya (p-value = 0,003; OR = 5,018) dengan kejadian TB paru. Perilaku membuang dahak sembarangan (p-value = 0,001; OR = 9,304), merokok (p-value = 0,039; OR = 3,429), lama merokok (p-value = 0,042; OR = 1,819), indeks Brinkman (p-value = 0,046; OR = 1,840), dan tempat terpapar rokok (p-value = 0,017; OR = 1,124) juga memiliki hubungan signifikan. Diskusi menunjukkan bahwa kondisi lingkungan yang tidak sehat, seperti suhu dan kelembaban tinggi serta pencahayaan rendah, menciptakan kondisi yang ideal bagi M. tuberculosis untuk bertahan hidup. Perilaku individu, terutama kebiasaan membuang dahak sembarangan dan merokok, meningkatkan risiko penularan melalui droplet dan memperburuk daya tahan tubuh. Perbaikan kondisi fisik rumah dan pemantauan berkala diperlukan untuk mengurangi penularan TB paru. Kesimpulan menunjukkan bahwa faktor lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan pencahayaan dalam rumah, serta perilaku membuang dahak sembarangan, merokok, lama merokok, indeks Brinkman, dan tempat terpapar rokok memiliki hubungan signifikan dengan kejadian TB paru. Kata Kunci : Tuberkulosis_paru, factor_lingkungan, perilaku_berisiko} }

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/rama/public_html/application/cache/sessions)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: