@thesis{thesis, author={Fury Mutiara Armeydia}, title ={PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, LEVERAGE, OPERATING CAPACITY, DAN SALES GROWTH TERHADAP FINANCIAL DISTRESS (STUDI PADA PERUSAHAAN ENERGI INDONESIA YANG GO PUBLIC DI BEI PERIODE 2020-2023)}, year={2025}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30024/}, abstract={Pandemi COVID-19 telah memicu krisis ekonomi global yang berdampak luas pada berbagai sektor, termasuk sektor energi di Indonesia. Sektor ini sangat rentan terhadap ketersediaan sumber daya alam dan perubahan permintaan global. Pembatasan mobilitas dan lockdown di berbagai negara menyebabkan penurunan ekspor-impor dan nilai tukar, yang berujung pada penurunan produksi dan ketersediaan energi. Akibatnya, banyak perusahaan energi mengalami kesulitan keuangan atau financial distress, bahkan beberapa di antaranya harus menarik saham mereka dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas, likuiditas, leverage, operating capacity, dan sales growth terhadap financial distress pada perusahaan energi yang terdaftar di BEI pada periode 2020-2023. Tipe Penelitian menggunakan explanatory research. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-score. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI berjumlah 56 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Proses pengolahan data mencakup uji asumsi klasik, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji autokorelasi, uji analisis regresi linier berganda, uji koefisien regresi, serta uji hipotesis menggunakan software SPSS Statistic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara simultan berpengaruh terhadap financial distress. Secara parsial, ROA, CR, DAR, dan OC menunjukkan pengaruh, sementara SG tidak memiliki pengaruh. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi perusahaan energi dan investor dalam mengantisipasi kerentanan dan risiko keuangan selama dan pasca-pandemi. Perusahaan perlu memahami tandatanda financial distress dan mengambil langkah-langkah proaktif untuk mengatasinya, seperti restrukturisasi keuangan, negosiasi ulang dengan kreditur, penjualan aset non-strategis, dan pencarian investor baru. Kata kunci: Profitabilitas, Likuiditas, Leverage, Operating Capacity, Sales Growth dan Financial Distress 03. Administrasi Bisnis 2025} }