@thesis{thesis, author={SITUMORANG DAVID JUAN}, title ={HUBUNGAN PAPARAN INTENSITAS KEBISINGAN DENGAN GANGGUAN PENDENGARAN PADA PEKERJA DI DEPO LOKOMOTIF SEMARANG PONCOL}, year={2025}, url={https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/30195/}, abstract={Salah satu faktor risiko gangguan pendengaran pada pekerja adalah bising di tempat kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana intensitas paparan kebisingan dan gangguan pendengaran pada pekerja di Depo Lokomotif Semarang Poncol dapat berhubungan. Pendekatan observasional analitik yang digunakan adalah cross-sectional. Sampel terdiri dari 35 pekerja di bagian monthly check dan daily check. Audiometri digunakan untuk melakukan uji pendengaran dan sound level meter untuk mengukur intensitas kebisingan. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kebisingan area kerja melampaui Nilai Ambang Batas (NAB) 85 dB yang ditetapkan Permenaker Nomor 5 Tahun 2018. Dari 35 pekerja yang diperiksa, 13 mengalami gangguan pendengaran, dengan 7 diantaranya mengalami gangguan pada telinga kanan dan 6 diantaranya mengalami gangguan pada telinga kiri. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara intensitas kebisingan dan penggunaan alat pelindung telinga terhadap gangguan pendengaran (p-value = 0,012 dan 0,027; PR = 0,650 dan 0,700), (p-value = 0,032 dan 0,005; PR = 0,650 dan 0,700). Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah pengendalian kebisingan serta peningkatan kepatuhan penggunaan untuk melindungi kesehatan pendengaran pekerja. Kata kunci : Kebisingan, Gangguan Pendengaran, Alat Pelindung Telinga.} }