@thesis{thesis, author={Kholifah Afif}, title ={Sifat Fisik dan Aktivitas Antimikrobia Edible Film dari Pati Kentang (Solanum tuberosum. L) dengan Penambahan Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan Virgin Coconut Oil (VCO)}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2548/}, abstract={Plastik digunakan sebagai pengemas suatu produk yang kurang ramah lingkungan. Hal ini menyebabkan perlunya terobosan baru untuk mengurangi pencermaran tersebut, seperti pembuatan kemasan yang bersifat biodegradable. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penambahan variasi konsentrasi Carboxymethyl Cellulose (CMC) dan Virgin Coconut Oil (VCO) terhadap sifat fisik dan sifat antimikrobia pada edible film dari pati kentang. Penelitian ini menggunkan metode penelitian Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor. Faktor pertama konsentrasi CMC (1%, 2%, 3%) dan faktor kedua konsentrasi VCO (0,25%, 0,5%, 0,75%). Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah kelarutan, ketebalan, kadar air, laju transmisi uap air, kuat tarik, elongasi, dan antimikrobia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelarutan tertinggi yaitu edible film dengan konsentrasi CMC 1% dan VCO 0,25% yaitu 18,07%. Analisis ketebalan tertinggi pada konsentrasi CMC 3% dan VCO 0,75% yaitu 0,15 mm. Analisis kadar air tertinggi pada konsentrasi CMC 3% dan VCO 0,25% yaitu 14,57%. Analisis laju transmisi uap air tertinggi pada konsentrasi CMC 1% dan VCO 0,75% yaitu 15,63 g/jam/m². Analisis kuat tarik tertinggi pada perlakuan CMC 3% dan VCO 0,25% yaitu 24,89 MPa. Analisis elongasi tertinggi pada perlakuan CMC 1% dan VCO 0,5% yaitu 83,7%, sedangkan analisis antimikrobia tertinggi pada perlakuan CMC 2% dan VCO 0,5% yaitu 6,43 mm. Kata Kunci : antimikrobia, biodegradable, elongasi, kuat tarik , plastik.} }