@thesis{thesis, author={ALFARIDZI AHMAD and KUSUMAWATI MAULIDA}, title ={ANALISA PENGARUH VARIASI KADAR LUMPUR DAN FLY ASH TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT LENTUR CAMPURAN BETON DENGAN METODE PERBANDINGAN 1PC:2PS:3KR}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2639/}, abstract={Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh dari kadar lumpur dan fly ash yang terkandung dalam agregat terhadap nilai kuat tekan dan tarik beton. Lumpur merupakan bahan plastis yang dapat merusak proses pengikatan beton kandungan lumpur yang terlalu banyak pada agregat dapat mengurangi daya lekat antar agregat, sebaliknya fly ash merupakan bahan yang mempunyai sifat pozzolanic, hal ini yang membuat adanya peningkatan kualitas dan durabilitas pada beton. Lumpur yang digunakan berasal dari Desa Botosengon, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pengujian beton dilakukan pada umur 14 dan 21 hari. Metode yang digunakan dalam pembuatan beton yaitu metode perbandingan 1PC:2PS:3KR dengan FAS 0,6. Dari hasil pengujian diperoleh bahwa semakin tinggi penambahan lumpur maka kuat tekan maupun kuat lentur semakin menurun, tapi pada kadar lumpur 2,5% beton tidak mengalami penurunan kualitas akan tetapi cenderung meningkat, hal ini terjadi karena adanya penambahan fly ash sebesar 10% dan 20% pada bagian semen, pada umur 14 hari di dapatkan nilai kuat tekan sebesar 17,78 Mpa dengan penambahan fly ash 10% dan 20,36 Mpa dengan penambahan fly ash 20% sedangkan pada umur 21 hari didapat nilai kuat tekan sebesar 18,76 Mpa pada penambahan fly ash 10% dan 21,53 Mpa dengan penambahan fly ash 20%. Jadi dapat disimpulkan bahwa kandungan lumpur 2,5% merupakan batas toleransi akan tetapi harus ada penambahan fly ash 10% atau 20% pada bagian semen. Kata Kunci : Lumpur Demak, Fly Ash, Kuat Tekan Beton, Kuat Lentur Beton, Bahan Tambah} }