@thesis{thesis, author={TRIWIJAYA KRISNA}, title ={HUBUNGAN PERGAULAN BEBAS DENGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA SMAN 1 GROBOGAN}, year={2023}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/264/}, abstract={KRISNA TRIWIJAYA 19110050.? HUBUNGAN PERGAULAN BEBAS DENGAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA SMA Negeri 1 Grobogogan, Kabupaten Grobogan?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2023. Dosen Pembimbing I : Eka Sari Setianingsih S.Pd., M.Pd. Pembimbing II : Desi Maulia, S.Psi., M.Psi., Psikolog Latar belakang pergaulan bebas remaja menjadi topik penting di era modern, khususnya di kalangan siswa SMA. Penelitian ini berfokus pada hubungan antara pergaulan bebas dan konformitas dengan teman sebaya di SMA N 1 Grobogan. Pergaulan bebas di kalangan remaja sering dikaitkan dengan perilaku menyimpang dan dapat mempengaruhi prestasi serta kesejahteraan remaja. Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian melibatkan siswa-siswi SMA N 1 Grobogan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik statistik untuk mengeksplorasi hubungan antara variabel pergaulan bebas dan konformitas teman sebaya. Hasil temuan awal menunjukkan adanya korelasi antara pergaulan bebas dan tingkat konformitas teman sebaya. Remaja yang terlibat dalam pergaulan bebas cenderung memiliki tingkat konformitas yang lebih tinggi dengan teman sebayanya, yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk keputusan akademik dan sosial. Implikasi hasil penelitian ini penting bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan orang tua dalam memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pergaulan remaja. Penelitian ini juga memberikan wawasan tentang bagaimana intervensi dapat dirancang untuk mengurangi dampak negatif pergaulan bebas dan meningkatkan kesejahteraan remaja. Saran untuk Penelitian Lanjutan: Penelitian ini membuka peluang untuk studi lebih lanjut mengenai strategi intervensi di sekolah dan masyarakat. Penelitian mendatang dapat mengeksplorasi lebih dalam dampak jangka panjang pergaulan bebas dan konformitas teman sebaya serta mengembangkan program pendidikan dan sosialisasi yang efektif untuk remaja.} }