@thesis{thesis, author={KARIONO AHMAD}, title ={RANCANG BANGUN MESIN PENGERING CANGKANG RAJUNGAN DENGAN BAHAN BAKAR KAYU BAKAR}, year={2022}, url={http://eprints3.upgris.ac.id/id/eprint/2662/}, abstract={Pengeringan cangkang rajungan di Indonesia khususnya di desa Tambak Agung Kabupaten Rembang masih menggunakan cara manual dengan memanfaatkan sinar matahari, pengeringan secara manual pada musim hujan bisa memakan waktu 4-5 hari yang dapat menyebabkan pembusukan dan pencemaran udara dengan bau yang tidak sedap, oleh karena itu diperlukan pengering buatan untuk mempercepat pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rancang bangun pengering cangkang rajungan dengan bahan bakar kayu, kadar air, laju massa air yang dikeringkan, dan laju konveksi paksa, desain gambar menggunakan software solidwork. Adapun perlakuan yang diterapkan adalah variasi putaran dimer listrik dengan ½, ¾, dan 1 putaran, yang menghasilkan kecepatan blower (778.6), (2698), (2830) rpm, blower keong berukuran ½ inci. Tungku berukuran 50×50×80 cm, bak pengeringan berukuran 80×80×40 cm, volume tungku 0.0875 dan volume bak pengering 0.256 , 5 pipa pemanas berukuran 2.5 inci. Penelitian ini menggunakan sempel 1 kg cangkang rajungan, lama pengeringan untuk ½ putaran dimer listrik yaitu 210 menit dengan konsumsi bahan bakar kayu 8 kg, untuk ¾ putaran dimer listrik yaitu 150 menit membutuhkan bahan bakar kayu 6 kg, dan untuk 1 putaran dimer listrik yaitu 120 menit membutuhkan bahan bakar kayu 5 kg. Berdasarkan penelitian tersebut menghasilkan data untuk pengurangan kadar air yang banyak yaitu perlakuan 1 putaran dimer listrik atau kecepatan blower (2830) rpm yang menghasilkan 1.31 % dengan laju massa air 4.722 g/min, untuk laju kalor yang paling efektif yaitu perlakuan 1 putaran dimer listrik atau kecepatan blower (2830) rpm, dengan laju kalor tertinggi 3224.02 kJ/det dimenit 10 dan laju kalor terendah 1186.93 kJ/det dimenit 70 dengan membutuhkan waktu 120 menit dan konsumsi bahan bakar kayu 5 kg. Kata kunci: Pengeringan, kayu bakar, cangkang rajungan, kadar air.} }